Unik, Ada Kampung Kurcaci di Hutan Damar Purbalingga

Lokasi ini awalnya menjadi tempat anak-anak di sekitar sini bermain. Melihat potensinya, maka Perum Perhutani KPH Banyumas Timur membuat Kampung Kurcaci ini.

Spot wisata ini cukup mudah dijangkau, dari kota Purbalingga kurang lebih dapat ditempuh sekitar 30 menit saja. Posisinya yang berada  di kaki gunung Slamet membuat udaranya cukup sejuk. Bahkan di waktu-waktu tertentu, kabut bisa melingkupi tempat ini sepanjang hari.

Masuk ke hutan, kita sedikit melewati kebun jagung milik penduduk, dan setelah meniti jembatan kecil yang terbuat dari bambu, gerbang loket menyambut. Tenang, biaya masuknya terbilang ekonomis, hanya Rp5 ribu saja.

Jajaran pohon damar yang ditanam sekitar tahun 1962,  memadati area seluas 3,5 hektar. Suasananya begitu sejuk dan menenangkan. Di Hutan Damar ini terdapat 3 rumah kurcaci dan rumah pohon  yang cukup instagramable. Selain itu ada pula beberapa fasilitas lainnya, seperti area outbond, flying fox, giant swing, hingga camping ground juga tersedia.

Bagi yang berniat menghabiskan malam di sini namun tidak membawa perlengkapan berkemah jangan khawatir. Karena pihak Kampung Kurcaci bisa menyediakannya. Untuk urusan perut, ada kedai kecil yang tersedia. Mantap, ingin rasanya berlama-lama di tempat ini sambil ditemani secangkir kopi tentunya.

“Karena kita berada di antara pohon-pohon raksasa, membuat kita kecil bagai kurcaci,” Ujar Hendi perihal penamaan Kampung Kurcaci. Mengusung konsep Green Edutainment yang menggabungkan unsur wisata, hiburan dan pendidikan dengan tetap mengedepankan keasrian alam khas pegunungan.

 Sebuah konsep wisata yang bijak, yang sekaligus memperkaya potensi yang ada di Purbalingga. Jadi jangan lupa kunjungi Kampung Kurcaci untuk sekedar berswafoto saja.

Foto: Kodjang