Kusuma Edukasi, Belajar Bertani yang Mengasyikkan

Pertanian memang masih menjadi identitas Kota Wisata Batu, Jawa Timur. Untuk belajar banyak tentang pertanian, tidak banyak tempat yang menyediakan. Namun di kota dingin ini, Kusuma Agrowisata Batu mengembangkan wahana wisata baru. Namanya, Kusuma Edukasi Pertanian.

Menggunakan area seluas satu hektar, wisatawan yang membawa keluarga, disuguhi berbagai edukasi tentang pertanian. Merasakan sensasi berwisata, sembari belajar tentang pertanian. Beberapa spot dipilah untuk memudahkan belajar pertanian. Mulai areal persawahan, tempat pengolahan hingga menjadi makanan.

Sebagai pelengkap dinding instagrammu, disiapkan pula spot-spot yang bakal membuat kamu kerasan ingin tinggal lebih lama. Seperti rumah kincir angin Belanda, yang sengaja dibangun mirip dengan aslinya. Ingin lebih keren lagi, cobalah menyewa berbagai pakaian khas petani yang disediakan. Tapi pakaian ini hanya disewakan selama satu jam.


Jadi Petani atau Noni Belanda?
Pakaian ala petani jaman dulu, disewakan Rp 15 ribu. Sedangkan kalau ingin merasakan menjadi noni Belanda, sewalah pakaian ala Belanda seharga Rp 25 ribu. Kunjungan ke sini, makin lengkap ketika memasuki Pawon Si Mbok. Berkonsep tempo dulu, dengan makanan yang disajikan secara prasmanan. Rasanya, dijamin maknyus.

Lebih santai bila memilih meja di luar pawon untuk menyantap makanan. Sambil makan dan minum yang hanya dibanderol Rp 10 ribu, sekalian cuci mata memandang hamparan sawah, peternakan ayam serta burung. Atau bisa memilih meja yang berlatarbelakang pegunungan. Wah, tempatnya enak dan sangat menyenangkan.

Belum puas mendapatkan foto terbaik selain kincir angin Belanda, masih ada sembilan spot foto lainnya yang bisa dicoba. Diantaranya ayunan, sarang burung, kupu-kupu, bunga matahari, bunga tulip, karpet terbang dan rumah terbalik. Tidak hanya lokasi untuk berwisata saja, namun pengunjung dapat mengetahui sejarah singkat kesuksesan Edy Antoro.

Dia adalah pemilik Kusuma Agrowisata Group yang dikenal pintar dalam memadukan hotel dan alam. Di dalam ruangan-ruangan museum ini, disuguhi berbagai video proses pengolahan hasil produk pertanian yang sudah dihasilkan. Seperti membuat minuman sari apel, jenang apel, cuka, hingga selai. Bahkan, pengetahuan tentang apel akan bertambah.

Sobat Pesona akan ditunjukkan jenis-jenis apel mulai Apel Ana, Rome Beauty, Jambu Guava hingga Jambu Biji.  Bisa dibilang, Kusuma Agrowisata menjadi satu-satunya tempat wisata edukasi pertanian. Dengan konsep ini, secara tidak langsung memberikan pengetahuan tentang berbagai hasil pertanian dan alat yang digunakan saat ingin menikmati liburan yang berbeda.

Nah, Kusuma Edukasi Pertanian bisa menjadi satu-satunya referensi keluarga yang ingin berlibur akhir pekan. Menikmati cuaca sejuk Gunung Panderman, menghirup udara segar, menikmati kudapan, tapi mendapat ilmu pengetahuan utamanya tentang apel.