Living on Board Lombok – Labuan Bajo

Perjalanan LOB dimulai dari Labuan Lombok menuju Labuan Bajo, piknik ala backpacker menggunakan kapal kayu.

Kita mesti berangkat dari Lombok, sebelum besoknya dijemput pagi-pagi oleh tour agent yang bertanggung jawab atas LOB ke Flores. Thank God, kita dapat tempat menginap yang seru di Hotel Sendok, persis di depan gang menuju Pantai Senggigi, Lombok.

Sebenarnya rombongan kita sudah dijemput sekitar jam 10 pagi. Saat masuk ke dalam bus kecil yang akan membawa kita ke Labuan Lombok, bus sudah terisi sekitar setengahnya. kita pikir kita adalah rombongan terakhir yang dijemput oleh pihak agen. Ternyata kita berhenti lagi di dekat pelabuhan Senggigi untuk menunggu satu orang yang baru akan tiba naik boat dari Bali. Sayangnya satu orang ini datangnya lama banget entah kenapa.

Akhirnya bus kita berangkat juga. Dari Senggigi kita berjalan ke arah timur. kita sempat mampir di kantornya Kencana Tur untuk dapat penjelasan terkait dengan LOB yang akan kita laksanakan. Di kantor ini kita juga boleh memesan minuman tambahan yang nantinya akan disediakan di kapal. Kalau beli dadakan di kapal? Sayangnya nggak bisa, karena nggak ada yang jualan tahu bulat yang digoreng dadakan di tempat apalagi minuman macam bir, air mineral tambahan, atau soda.

Bus cuma mampir sebentar untuk ambil air mineral botol dan beberapa kota bir hasil pesanan di warung langganan pinggir jalan. Bus juga sempat mampir di salah satu toko dimana kita bisa numpang pipis sebentar. Bonus untuk kita karena di seberang toko kita bisa beli es campur khas Lombok dengan potongan buah segar, rumput laut, dan air gula dengan harga Rp 5,000 saja.


Berlayar!
Hari sudah sore ketika kita sampai di Labuan Lombok. Hanya ada satu kapal kayu yang siap berlayar sore itu. Mungkin kapal-kapal yang lain sudah berangkat duluan, mungkin juga cuma kita yang berlayar. Let's see.

Sebenarnya di itenary ada rencana untuk mampir di Pulau Kenawa. Konon katanya sunset di Pulau Kenawa ini indah banget. Sayangnya kita kesorean untuk bisa mampir di Pulau Kenawa. Rasanya pengen nyalahin satu orang yang tadi lama banget nyampe Pelabuhan Senggigi yang mengakibatkan kita harus nungguin orang itu dan kita semua batal menginjakan kaki di Pulau Kenawa, tapi apa artinya ngomel kalo udah begini.

Malam itu kita boleh berenang di laut lepas. Lautan tenang, angin bagus, dan persediaan air bersih masih banyak. Eh tapi,, selama LOB ini kita nggak dibolehkan untuk mandi karena persediaan air bersih cuma digunakan untuk kepentingan pup dan pip (bab dan bak). Sebagian isi kapal pun nyebur ke dalam laut. kita bisa menggunakan atap kapal sebagai tempat untuk lompat. Malam ini kita tidur di kapal di laut yang tenang. Mesin mati, jadi suara lautnya terdengar syahdu.