Keindahan Bekas Tambang di Danau Kaolin, Belitung

Meski terkenal dengan keindahan dari beberapa pantainya, pulau Belitung juga menyimpan keindahan sebuah danau bekas tambang yang kini menjadi favorit para wisatawan.

Danau Kaolin adalah sebuah danau yang memiliki warna tanah yang putih bersih dan air yang berwarna biru menyala. Sebenarnya danau ini bukan berasal dari kawah gunung seperti Danau Kawah Putih Ciwidey atau Kawah Putih Tinggi Raja. Danau ini terbentuk dari bekas tempat pertambangan Kaolin yang telah ditinggalkan dan tergenang air hujan. 

Kaolin sendiri adalah suatu mineral sebagai bahan industri seperti kosmetik, kertas, makanan, pasta gigi. Mineral kaolin banyak disukai dan dipakai industri karena sifatnya yang halus, putih, kuat, halus serta daya hantar listrik dan daya hantar panas yang rendah.

Lokasi danau Kaolin terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Lokasi danau ini masih terbilang cukup dekat dengan pusat Kota Tanjungpandan. Hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke danau kaolin. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena minimnya angkutan umum menuju ke danau ini.

Meski terlihat indah, pengunjung dilarang turun apalagi menyentuh air danau. Kadar mercuri yang cukup tinggi sangat berbahaya bagi manusia dan bisa menimbulkan gejala keracunan. Itu sebabnya danau ini biasanya dikunjungi sebagai tempat untuk berfoto. Paduan warna putih dan biru menghasilkan gambar yang sangat indah di mata kamera.

Meski hanya bekas tambang semata, namun danau kaolin tetap memancarkan keindahan luka bumi yang begitu indah.