Tiga Kuliner Makassar yang Harus Dicoba saat Datang ke Makassar

Jalan-jalan ke Makassar tapi nggak nyobain makanan khas Makassar? Aduh, rasanya rugi besar deh. Traveling itu tak bisa lepas dengan yang namanya wisata kuliner. Sejauh apa kalian melangkah pasti akan kurang seru kalau tidak mencoba masakan khas di tempat yang kalian kunjungi.

Makassar, punya banyak sekali kudapan lezat. Jalan-jalan ke Makassar, tandanya kita harus melupakan rencana diet dan ngirit. Puas-puaskan saja makan makanan enak di sana. Sebenarnya banyak makanan dan jajanan enak di Makassar. Tapi, tidak semuanya sempat dicobain satu-satu. Paling tidak ada beberapa makanan khas yang bisa dicoba dan bisa menjadi bahan cerita ketika pulang dari Makassar.

Ada tiga kuliner yang sempat saya cobain selama jalan-jalan di Makassar. Setiap kudapan yang sayang coba memiliki karakter yang berbeda dan memiliki cita rasa yang berbeda. Simak, apa saja tiga kudapan itu!

Coto Makassar yang melegenda
Datang ke Makassar, siapa yang nggak kenal dengan Coto Makassar. Meskipun coto Makassar ada di Ibu Kota, tapi nggak ada salahnya kan kita cobain Coto Makassar di daerah asalnnya. Coto Makassar terdiri dari kuah bening yang kaya akan rempah-rempah dan di dalamnya terdapat potongan daging sapi.

Tambahan bawang goreng serta daun bawang juga membuat rasanya menjadi lebih nikmat. Kalau seporsi kurang, jangan ragu untuk nambah lagi ya! Tak lupa ketupat berukuran kecil-kecil siap untuk mengganjal perut kita yang keroncongan.

Pallu Basa pun tidak kalah nikmat dengan coto Makassar
Seperti Coto di Makassar, Pallubasa juga menggunakan daging sapi sebagai bahan utamanya. Namun cita rasa yang tersaji berbeda, meskipun sama-sama enak. Kuahnya pun cenderung wangi dan berwarna lebih terang.

Pallu basa ini biasanya dinikmati dengan tambahan kuning telur mentah yang sering disebut alas oleh orang Makassar. Tapi jika kalian tidak suka, maka bisa memesan tanpa kuning telur. Kalau ketupat sebagai teman makan Coto, lain halnya dengan Pallu basa yang menggunakan nasi putih hangat.

Sop lidah yang membuat lidah kita tidak berhenti bergoyang
Masih seputaran hidangan berkuah. Lain dengan pallu basa dan coto yang kuahnya berwarna coklat keruh. Sop lidah ini justru bening dan tidak berwarna. Kaldu sapi yang tercampaur di dalamnya membuat sop lidah ini semakin nikmat untuk disantap.

Potongan-potongan lidah sapi yang ada di dalam kuahnya pun rasanya tak kalah mantap dengan pallu basa dan coto. Jangan lupa tambahkan jeruk nipis ke dalam kuahnya agar terasa makin nikmat ya.

***

Tiga kuliner Makassar tersebut rasanya wajib untuk dicoba ketika datang ke Makassar. Jangan sampai terlewat kalau nggak mau menyesal.