Asyiknya Fotografi Jalanan Sambil Car Free Day

Event Car Free Day yang marak di berbagai kota memang dapat menjadi sarana plesiran yang sederhana namun menyenangkan. Bukan hanya bagi Anda yang menyukai kegiatan olahraga seperti berlari atau bersepeda saja, namun juga bagi para penggemar fotografi karena dapat menjadi tempat ideal untuk hunting foto genre street photography atau fotografi jalanan.

Street photography tentu bisa menghasilkan foto human interest. Lebih jauh, street photography juga bisa menghasilkan banyak hal lain yang ada di jalanan mana pun: foto eksterior gedung-gedung, foto suasana pojok kota dan juga foto-foto lalu lintas.

Street photography ini sebenarnya bisa merupakan sarana latihan dan penyegaran yang sangat baik pagi para penggiat fotografi. Dengan fotografi jalanan, Anda bisa melatih kemampuan fotografi kita hanya dengan melangkah¬kan kaki menyusuri jalanan.

Sebagian besar fotografi jalanan adalah memotret candid artinya tidak ada pengaturan. Orang-orang yang ter¬potret ada dalam keadaan wajar tanpa tahu bahwa dia sedang dipotret.

Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana kalau obyek tidak bersedia? Untuk itu, Anda harus memilah antara foto jalanan untuk sarana berlatih fotografi dan fotografi jalanan untuk dipublikasikan. Jika yang pertama yang kita lakukan, kita memang tak perlu minta izin terlebih dahulu.

Permintaan izin akan menghasilkan ketidakspontanan. Namun, fotografi tanpa izin seperti ini bukanlah untuk dipublikasikan. Namun secara umum, kalau orang yang terpotret itu tidak melakukan tindakan aneh-aneh atau bersifat pribadi, umumnya mereka tidak berkeberatan terpotret saat berada di jalanan.

Cara mencuri-curi foto yang paling baik adalah dengan menempatkan ka¬mera setara pinggang. Jadi, kita mem¬bidik dan mengkomposisi sambil melirik ke layar LCD kamera. Maka, kamera yang dipakai sebaiknya adalah kamera berfitur “live view”, dan usahakan agar kamera yang dipakai berukuran cukup mungil.

Fotografi jalanan adalah salah satu latihan fotografi yang sangat leng¬kap. Anda dapat berlatih mengamati keadaan, cara membidik dan memotret dengan diam-diam sampai dengan kesabaran menunggu adegan. Ini adalah cabang fotografi yang paling murah sekaligus yang paling bisa menghasilkan foto-foto mencengangkan.