Liburan di Belitung, Ini Rekomendasi 3 Destinasi Wisata Laskar Pelangi

Belitung juga termasuk dalam 10 Bali Baru yang gencar dipromosikan oleh pemerintah. Nah, bagi kamu yang ingin ke Belitung, ini adalah rekomendasi tiga destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi.

Film Laskar Pelangi karya novelis Andrea Hirata sukses meraih jutaan penonton di Tanah Air. Efek dari booming-nya Laskar Pelangi, Kabupaten Belitung sebagai tempat pengambilan film tersebut, ikut merasakan dampak positif. Wisatawan berbondong-bondong datang ke Belitung, untuk menyaksikan langsung pantai nan indah dan sekolah tempat Lintang dan teman-temannya menuntut ilmu. 

Belitung juga termasuk dalam 10 Bali Baru yang gencar dipromosikan oleh pemerintah. Nah, bagi kamu yang ingin ke Belitung, ini adalah rekomendasi tiga destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi.

Pantai Tanjung Tinggi
Pantai Tanjung Tinggi di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung banyak terlihat di Film Laskar Pelangi. Panorama pantai begitu memukau. Airnya berwana kehijauan sementara bibir pantainya dipenuhi bebatuan granit besar. Dalam Laskar Pelangi, Ikal dan teman-temannya tampak duduk di batu-batu tersebut.

Di Pantai Tanjung Tinggi, wisatawan bisa basah-basahan sepuasnya karena ombak cukup bersahabat. Sementara bagi yang suka memancing, terdapat spot-spot yang bisa dicoba. Menyaksikan mentari terbenam di tempat ini juga menarik.

Replika SD Muhammadiyah Gantong
Replika SD Muhammadiyah Gantong berada di Kabupaten Belitung Timur. Meski replika, bentuknya diyakini mirip dengan SD Muhammadiyah Gantong asli yang sudah rubuh termakan usia.

Bangunan replika SD Muhammadiyah Gantong terbuat dari kayu, memiliki tiga kelas dan atapnya seng tua berwarna coklat. Dalam Laskar Pelangi, Bu Muslimah mengajarkan beragam ilmu ke Lintang dan teman-temannya di sekolah ini.

Museum Kata Andera Hirata
Andrea Hirata adalah penulis novel Laskar Pelangi. Museum Kata Andrea Hirata berada tak jauh dari Replika SD Muhammadiyah Gantong. Pendiri museum ini adalah Andrea Hirata sendiri pada tahun 2010.

Di Musem Andrea Hirata terdapat beragam buku tentang film, sastra, musik. Buku-buku karya penulis-penulis asing juga banyak. Di samping museum terdapat kantor pos yang aktif beroperasi.

Andera Hirata juga sering menghabiskan waktu di museum tersebut. Bila beruntung, pengunjung bisa bertemu langsung dengan novelis itu.