Pasar Bosnik, Pasar Eksotik di Pantai Timur Biak

Sisi yang jarang terungkap dari Papua, pasar tradisional nelayan dari Kepulauan Padaido. Pedagang-pedagangnya ramah, menjajakan gurita asap hingga kerajinan tangan khas.

Selain terkenal akan keindahan pantainya, Bosnik juga menyimpan  keunikan tersendiri. Yang tidak kalah menarik untuk disambangi, pasar tradisionalnya. Sekilas seperti pasar tradisional kebanyakan. Namun datanglah di hari Selasa, Kamis ataupun Sabtu. Di pasar yang berbatasan langsung dengan bibir pantai ini  kita akan mendapati hiruk pikuk yang sedikit berbeda.

Puluhan kapal nelayan tradisional berjejer memanjang di tepi pantai, tepat di belakang pasar. Rupanya mereka datang dari berbagai pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitar Biak Timur, Papua. Tujuan mereka ke pasar Bosnik tidak lain untuk menjual hasil tangkapan laut . Proses mereka datang, membongkar muatan  hingga menggelar lapak-lapak dan menjajakannya menarik untuk dinikmati. Buat pehobi fotografi ataupun videografi, tempat ini sangat cocok untuk lokasi hunting foto.

Kuliner Laut Eksotik
Perahu- perahu yang datang dari pulau-pulau kecil, yang terdapat di  kepulauan Padaido rupanya tidak hanya menjajakan hasil laut segar saja. Beberapa dari mereka menjual makananan yang sudah diolah. Gurita asap misalnya, yang di tawarkan dengan cara yang cukup unik. Tentakel-tentakelnya di mekarkan membentuk seperti kipas. Plus tentunya ikan asap dan beberapa olahan yang sudah siap santap.

Berbagai jenis dan ukuran ikan ada dipasar ini. Ini sekaligus memperlihatkan betapa sehat dan kayanya sumber daya  hayati yang ada di bawah laut Kabupaten Biak Numfor.  Kerapu , kakap merah, tuna hingga kerang-kerangan dan juga gurita tersedia di pasar ini.

Pembeli yang datang tidak kalah ramai. Mereka datang dari Kota Biak, yang hanya berjarak sekitar 12 km dan juga dari distrik-distrik di sekitarnya. Soal  harga, jangan sungkan-sungkan  untuk  mengajukan penawaran. Yang jelas suasananya begitu hidup. Sekadar bertanya pun mereka akan tetap melayani dengan hangat.

Kerajinan Padaido
Oya, rupanya tidak hanya hasil laut saja yang mereka bawa ke pasar Bosnik. Kerajinan tangan maupun hasil kebun juga juga ikut mereka bawa dari Kepulauan  Padaido. Nah untuk para pelancong, tidak ada salahnya berburu oleh-oleh di sini. Karena jika pandai menawar, tentu akan mendapatkan barang yang diinginkan yang tentu saja dengan harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan yang dijual di toko-toko souvenir di kota.

Sebaiknya datang ke pasar Bosnik agak pagi, sekitar jam 08.00 WIT. Bila perlu mulailah perjalanan dari titik ini. Karena selepas dari sini, cukup banyak spot-spot wisata yang berdekatan dan mudah di jangkau. Mulai dari pantai Bosnik itu sendiri, kemudian jika terus mengarah ke timur kita akan mendapati Pantai Segara Indah, Monumen Perang Dunia 2, Pantai Parai, Pantai Anggaduber dan berujung pada Hutan Mati yang berada  di Distrik Oridek.

Jadi, jangan takut mengeksplorasi. Pasar tradisional pun bisa jadi tujuan wisata menarik. Justru dari sini kita dapat lebih membaur dan lebih dalam mengenal masyarakat setempat.