Sulitnya Menuju Curug Perawan di Pangalengan

Curug Cemewew berlokasi di Perkebunan Teh Kertamanah, Kec. Pangalengan, Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat. Namun, buruh perjuangan untuk bisa sampai dan menikmati keindahan dari curug yang masih perawan ini.

Air terjun ini memiliki nama yang unik yaitu “Cemewew”. Nama “Cemewew” diambil dari bahasa sunda yang berarti “calon pacar” atau “gebetan”. Nama tersebut disematkan pada air terjun ini karena beberapa muda-mudi sekitar Pangalengan percaya bahwa jika berendam di air terjun ini, dan tepat di bawah air terjunnya maka ia akan mudah mendapat jodoh atau “cemewew”nya dalam beberapa hari ke depan. Mitosnya, sih, seperti itu.

Untuk bisa sampai ke Curug Cemewew ini bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Namun saat hampir tiba dan menuju pertigaan jalan menuju Curug Cemewew, jalanan akan semakin sempit dan hanya cukup untuk satu mobil. Disarankan agar menggunakan kendaraan roda dua untuk bisa mengunjungi Curug Cemewew.

Karena masih sangat anti-mainstream, bahkan belum terdaftar di google maps, maka Curug Cemewew ini cukup sulit ditemukan, dan warga sekitar pun belum banyak yang tak mengetahui bahwa air terjun ini bernama Curug Cemewew.

Untuk bisa tiba di Curug Cemewew, maka hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengarahkan kendaraan menuju kawasan Pangalengan, tepatnya Perkebunan Teh Kertamanah milik PT. Perkebunan Nusantara VIII. Dari pertigaan Perkebunan Teh Kertamanah ambil jalur kanan menuju kebun teh yang menghampar luas.

Lanjutkan perjalanan sekitar 5 km hingga menemukan sebuah perkampungan warga yang di depannya terdapat lapangan luas. Dari lapangan ini kembali lanjutkan perjalanan hingga menemukan sebuah bangunan kosong yang dipenuhi oleh coretan piloks.

Di sebelah bangunan kosong tersebut terdapat jalan berbatu yang cukup untuk satu mobil, ikuti jalan tersebut hingga menemukan persimpangan jalan setapak yang berada di sebelah kanan. Parkirkan kendaraan kita di sana, dan mulailah berjalan kaki menuju Curug Cemewew dengan melewati perkebunan sayur milik warga sekitar.

Gimana tertarik untuk mengunjungi Curug Cemewew yang masih sangat anti mainstream ini? Jangan lupa untuk ajak teman, sahabat atau partner traveling agar perjalanan yang kita lalui semakin terasa menyenangkan.