Kali Besar di Kota Tua Berbenah, Berasa di Eropa

Kali Besar di kawasan Kota Tua semula adalah wilayah yang terlihat kumuh dan kotor. Namun, bulan Juli lalu Kali ini berubah menjadi lebih indah.

Proyek revitalisasi Kali Besar telah diresmikan. Masyarakat pun mulai bisa masuk ke kawasan tersebut untuk rekreasi. Kawasan ini terbuja hingga 24 jam. Revitalisasi Kali Besar Kota Tua menelan dana hingga Rp 260 Miliar.

Hasilnya cukup membanggakan. Beberapa spot yang semula tak teratur jadi lebih rapi dan menarik. Bangunan baru terlihat menyatu dengan bangunan-bangunan kota tua yang klasik. Jalur pedestrian berukuran lebar yang beralaskan batu andesit mengingatkan dengan suasana di perkotaan Eropa.

Pedestrian dan bangunan-bangunan berarsitektur kuno bersanding serasi. Di sekitarnya terlihat sangat bersih dan terawat. Kawasan Kali Besar juga mempunyai area terapung yang didirikan di atas air. Daya tarik lainnya adalah patung-patung dengan pose unik yang membuat spot ini jadi instagramable.

Di sekelilingnya, pohon-pohon baru ditanam sehingga belum bisa membuat teduh suasana Kali Besar. Namun, dinding pembatas area pedestrian dan kali yang ditanami berbagai macam tumbuhan warna-warni terlihat sangat apik.

Tidak sulit untuk menuju Kali Besar, jaraknya cukup dekat dengan alun-alun Fatahillah yang menjadi pusat kawasan Kota Tua. Bagi pengguna bus transjakarta, halte Kali Besar Barat berdiri tepat di depan pintu kawasan. Namun, jika menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya menitipkan kendaraan parkir di Jalan Cengkeh.

Beberapa spot menarik di Kali Besar adalah Taman Apung, Jembatan, patung unik, dan beberapa bangku di pinggir kali. Taman Apung menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kali Besar.

Di bawahnya, kali yang dulunya kumuh dan dipenuhi sampah telah berubah jadi spot yang menarik dijadikan latar mengambil foto. Sedangkan jembatan yang menghubungkan jalan antara Kali Besar Barat dan Kali Besar Timur ini juga jadi tujuan para wisatawan untuk berfoto.

Dengan latar gedung tua Jasa Raharja, membuat tempat ini jadi spot favorit untuk mengabadikan momen. Sementara patung-patung unik menjadi ornamen pemanis. Bentuknya pun sangat 'hidup' misalnya bapak tua yang duduk di kursi, lelaki yang tengah mengecat tiang dan lain-lain.

Meski terlihat sederhana, tempat duduk yang berada di sepanjang kawasan Kali Besar ini juga bisa menjadi latar foto yang Instagramable jika diambil dari sudut yang tepat.  Latar gedung-gedung tua, seolah membawa pengunjung ke masa lalu.