Mie Atep, Kedai Mie Legendaris dari Belitung

Rumah makan mie Atep Belitung ini terletak di jalan Sriwijaya no. 27 kota Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Meski begitu ramai dikunjungi wisatawan, namun mie Atep Belitung ini tidak membuka cabang di tempat lain.

Terkenal sebagai bumi laskar pelangi, kota Tanjung Pandan, provinsi Bangka Belitung selalu menjadi incaran para pelancong untuk menjejakkan kakinya di keindahan pasir putih dan bebatuan pantainya yang eksotis.

Selain menikmati indahnya pantai, anda juga bisa berkesempatan untuk mencicipi beberapa kuliner khas kota Serumpun Sebalai ini.  Mie Atep adalah salah satu rumah makan yang menyajikan mie Belitung  kota Tanjung Pandan yang punya cita rasa yang khas. Nama Atep diambil dari nama pemilik rumah makan yang telah berjualan mie belitung ini sejak tahun 1979.

Mie Belitung adalah mie kuning yang disiram dengan kuah udang bersama potongan kentang rebus, udang rebus, emping melinjo dan tauge. Mie Belitung seharga Rp20.000 per porsi ini disajikan langsung panas-panas saat dipesan. “Mie kuning hanya disiram dengan kuah udang saat akan disajikan sehingga pengunjung bisa menikmati segarnya mie belitung ini”. Ujar Ny. Atep saat mempersiapkan beberapa porsi mie Belitung pesanan pelanggannya.

Rumah makan mie Atep Belitung ini terletak di jalan Sriwijaya no. 27  kota Tanjung Pandan, Bangka Belitung. Meski begitu ramai dikunjungi wisatawan, namun mie Atep Belitung ini tidak membuka cabang di tempat lain. Aroma khas dan kaldu udangnya yang lezat begitu menggoda lidah.

Selain mie Belitung, nikmati juga camilan khas belitung yaitu tamisi, yaitu cangkang kepiting berisi daging kepiting yang dicampur dengan bumbu rempah dan tepung terigu dan digoreng dalam balutan telur. “Tamisi itu singkatan dari Ketam Isi” ujar pak Yahya,  salah satu produsen Tamisi beku yang diedarkan ke beberapa kota di Bangka Belitung dan juga beberapa kota besar di Indonesia seperti Palembang, Lampung dan Bogor.