Bukit Selong, Keindahan Lain dari Kaki Rinjani

Jika kaki tak sanggup untuk menapaki Rinjani, naiklah ke Bukit Selong. Di sana, Sobat Pesona bisa menikmati keindahan pemandangan kaki gunung Rinjani tanpa perlu bersusah payah mendaki.

Lombok bukan hanya memiliki pantai-pantai yang cantik. Lombok juga memiliki area pegunungan yang terkenal hingga ke mancanegara, salah satunya adalah Desa Sembalun. Desa yang terletak di ketinggian sekitar 2.000 mdpl ini merupakan desa singgah sebelum mendaki ke Rinjani, gunung tertinggi di Pulau Lombok.

Beragam cara dapat dilakukan untuk menikmati desa ini, salah satunya dengan naik ke bukit dan melihat panorama sembalun dari ketinggian. Ada beberapa bukit yang dapat didaki, antara lain Bukit Pergasingan dan Bukit Selong.

Bukit Selong lebih terkenal karena bisa dicapai dengan mudah. Tak seperti Bukit Pergasingan yang harus dicapai dengan mendaki selama 1 jam, Bukit Selong dapat dicapai hanya dengan menaiki belasan anak tangga. Dalam waktu 5 menit, kita bisa sampai di lereng bukit dan bisa langsung menikmati pemandangan yang sangat menawan: petak-petak sawah yang hijau kekuningan dengan deretan bukit di belakangnya.

Bila datang di pagi hari dan udara cerah tanpa kabut, akan tampak pula Gunung Rinjani di kejauhan. Jika fisik masih kuat, naiklah lagi ke atas untuk mendapatkan pemandangan yang lebih Indah. Namun kita harus berhati-hati, karena untuk naik ke puncak, kita harus menapaki tanah berbatu yang licin.

Setelah mendaki Bukit Selong, kita bisa mampir ke Dusun Balek. Di sana ada 7 rumah adat suku Sasak yang sudah berumur ratusan tahun namun masih terjaga keasliannya.

Tips menuju ke Bukit Selong

Untuk mencapai tempat ini, Sobat Pesona bisa meyewa mobil dari Mataram. Desa ini dapat ditempuh dalam waktu 2.5 jam dari Mataram.  Usahakan berangkat pukul 6 pagi dari Mataram, agar pemandangan Rinjani tidak tertutup kabut. Dari Juli hingga Agustus, sawah akan berwarna kuning. Sebaliknya, di bulan Desember hingga April, areal persawahan akan berwarna hijau.