Begini Cara Mengaduk Papeda yang Benar

Sudah pernah mencoba Papeda? Sajian olahan Nusantara ini terbuat dari tepung sagu yang disajikan bersama ikan yang dimasak dengan resep bumbu kuah kuning khas Papua.

Terkenal dengan alamnya yang cantik dan eksotis, Indonesia juga punya ribuan sajian khas Nusantara yang lezat. Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, masing-masing daerah memiliki bumbu rempah dengan racikan berbeda. Masakan khas daerah juga unik karena walaupun mungkin juga ada masakan serupa di daerah lain, tapi cara memasaknya bisa jadi berbeda.

Kuahnya dibuat dari campuran bawang merah, bawang putih, cabai besar, lengkuas, kunyit, jahe, dan batang sereh. Untuk pilihan ikan yang menjadi lauk di kuah kuning, sebenarnya bebas. Dari mulai ikan tongkol, tengiri, atau cakalang, semua bisa menjadi santapan lezat. Kebanyakan masyarakat Papua, terutama di daerah Raja Ampat, biasanya menggunakan ikan tengiri karena mudah didapat di perairan setempat.

Membuat Papeda sebenarnya gampang-gampang susah, tapi kita bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah memastikan airnya harus yang panas mendidih. Air mendidih tersebut kemudian dituang dan dicampur perlahan-lahan ke tepung sagu. Setelah itu, kita harus terus mengaduk adonan tepung sagu tersebut.

Nah, salah satu hal yang tidak banyak diketahui orang banyak adalah cara mengaduk adonan Papeda. Salah cara dalam mengaduk tepung sagu ini ternyata membuat hasilnya tak kenyal sempurna. Begitu pula jika cara mengaduk dilakukan asal-asalan dengan arah yang acak.

Mengaduk Papeda pun ada tekniknya. Ketika masih dalam keadaan cair, tepung sagu harus diaduk dengan arah ke kiri atau kanan. Setelah tepung sagu agak mengental, ganti gerakan adukan menjadi ke arah atas dan bawah. Kuncinya, jangan hentikan adukan hingga sagu memadat dan mengental.

Selamat membuat Papeda!