Menikmati Udara Pegunungan di Kebun Teh Rancabali Ciwidey

Selain karena hamparan perkebunan teh yang hijau dan udara yang sejuk, tempat ini juga memiliki keunikan tersendiri salah satunya adalah jalanan yang berbukit dan juga berkelok-kelok menambah keindahan kawasan tersebut.

Perkebunan Teh Rancabali ini berada di atas ketinggian 1.628 mdpl dengan pemandangan alam dan juga hamparan perkebunan teh yang sangat cantik. Udara yang masih sangat asri dan juga hamparan perkebunan teh yang indah ini menjadikan kawasan tersebut memiliki nilai lebih, terutama dari segi pariwisata.

Saat berada di kawasan ini kita akan melihat hamparan hijau kebun teh yang di pangkas dengan sangat apik sehingga terlihat seperti karpet terbentang. Keindahan ini semakin sempurna dengan adanya air terjun kecil bertingkat yang berada di sekitar perkebunan teh. Setiap orang yang berkunjung ke kawasan ini akan merasa betah dan enggan untuk beranjak pulang.

Di tempat ini pun terdapat beberapa penginapan yang bisa disewa bersama keluarga atau teman. Udara yang sejuk khas pegunungan menjadikan tempat ini seringkali dijadikan tempat wisata sekaligus penginapan favorit bagi keluarga.


Sepaket : Kawah Putih dan Situ Patenggang
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sejuknya udara perkebunan teh bisa berjalan menyusuri jalan setapak yang tersedia di sana. Namun, bagi wisatawan yang datang harus menaati beberapa peraturan, salah satunya adalah dilarang membuang sampah sembarangan sepanjang perkebunan.

Setelah menikmati hamparan perkebunan teh, pengunjung bisa mencicipi hidangan yang tersedia di warung-warung yang menjual berbagai makanan seperti jaung bakar, jagung rebus, mi rebus, minuman hangat dan lain-lain. Warung-warung tersebut berada di tepi jalan arah ke Kawah Putih.

Tak hanya itu, di tempat ini juga terdapat kawasan yang diberi nama kawasan tapal kuda. Di sebut tapal kuda karena jalan yang dilalui berkelok-kelok. Untuk berkunjung ke perkebunan teh di Rancabali ini wisatawan tidak dipungut biaya. Wisatawan hanya perlu membayar parkir kepada warga yang menjaga kendaraan. Bila masih ingin meneruskan perjalanan, pengunjung bisa memacu kendaraannya ke arah Situ Patenggang atau Glamping di kawasan yang sama.