Serunya Island Hopping di Banda Neira

Banda Neira adalah salah satu pulau di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, yang pernah menjadi pusat perdagangan pala dunia. Tidak hanya jejak sejarahnya yang mengagumkan, perairannya pun menyimpan kekayaan biota laut yang memesona tak jarang pulau ini seringkali dijadikan wisata island hopping oleh wisatawan.

Titik menyelam di perairan Banda Neira merupakan surga bagi mereka yang hobi melakukan aktifitas menyelam. Wisata island hopping di pulau ini memungkinkan kita untuk mengeksplor eksotisme Banda Neira melalui open trip dan private trip bersama teman atau keluarga.

Jika berkunjung ke pulau ini, boleh dikatakan bagai sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Artinya bahwa dalam satu pulau kecil ini kita bisa mendapatkan berbagai atraksi wisata menarik, mulai dari wisata sejarah hingga menikmati kekayaan alam di darat maupun di lautnya.


4 Pulau Utama
Dahulu kala, Banda Neira merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dunia. VOC pernah menguasai daerah ini sehingga jangan heran jika memasuki kawasan perkotaan, kita akan menemukan banyak bangunan bekas, peninggalan bangsa VOC. Potensi wisata bahari Banda Neira tak bisa dipandang sebelah mata. Ketenarannya telah mendunia, tak kalah kondang dengan Pantai Ora atau bahkan Raja Ampat.

Alam bawah laut Kepulauan Banda sangat mempesona, para diver disuguhkan dengan 22 spot menyelam yang sangat cantik, beberapa diantaranya Tanjung Barat Pulau Pisang, Selamo Village (Pulau Banda Besar), Tanjung Burang (Pulau Banda Besar), Batu Kapal, Mandarin City (Jetty Reef) dan Pasir Putih (Lighthouse Pulau Neira).

Kita bisa menyewa kapal atau mengatur trip dengah tempat menginap, untuk berkeliling ke pulau-pulau yang cantik dan sarat sejarah di Kepulauan Banda. Ada 4 pulau utama, yaitu Pulau Banda Besar, Naira, Hatta, Run, serta Gunung Api Banda. Tiap pulau menyimpan keindahan dan kisah sejarah mengesankan. Tapi yang pasti, setiap pulau sangat elok dengan perairan bening dan pasir putih terhampar, memanggil untuk kita jejaki. 

Pulau Banda Besar memiliki perkebunan rempah, kenari dan pala berusia ratusan tahun. Kita bisa mampir, untuk mengikuti Spice Tour dan belanja oleh-oleh. Sementara Pulau Run, memiliki sejarah menarik. Belanda menukar Manhattan yang kini ada di wilayah New York, Amerika Serikat untuk bisa memiliki Pulau Run yang waktu itu dikuasai Inggris. Sementara Naira, menjadi gerbang memasuki kepulauan Banda. Pelabuhan kapal dan bandara keluar masuk kepulauan ini berada di Naira.

Tiap pulau di Kepulauan Banda memiliki spot berenang atau snorkeling dengan terumbu karang cantik. Kepulauan Banda memliki sekitar 350 jenis biota laut termasuk ikan, kerang purba, rumput laut, moluska, gurita, udang, kepiting, dan penyu. Waktu yang tepat untuk berkunjung yakni pada bulan April hingga November, saat itu cuaca sedang cerah sehingga dirasa sangat pas untuk melakukan berbagai aktivitas di laut.

Bagi yang ingin menginap bisa memilih berbagai akomodasi yang tersedia mulai dari Guest House hingga hotel. Ada dua cara untuk menuju ke Banda Neira, yaitu melalui jalur laut dan udara. Jika memilih naik pesawat, jadwal penerbangan menuju pulau ini hanya dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali. Alternatif lain adalah lewat laut via kapal PELNI yang menyeberang dari Ambon dua kali seminggu.