3 SurgaDiving, Primadona Selam di Laut Maluku

Selain rempah, wilayah salah satu kerajaan Islam tertua di Indonesia ini juga memiliki banyak destinasi wisata bawah air yang memukau. Terhampar dari Maluku Utara, Tengah hingga Barat Daya.

Berbicara mengenai keindahan alam bawah laut selalu menjadi topik yang sangat seru untuk di perbincangkan. Perairan Maluku merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Daya tarik laut dan penghuni laut Maluku menjadi magnet bagi para penyelam dari seluruh penjuru dunia. Berbagai event berskala nasional maupun internasional telah diselenggarakan di gugusan kepulauan Maluku Utara sampai Maluku Tengah dan Barat Daya.


Perairan Dalam, Kepulauan Banda
Kepulauan Banda berada sekitar 132 kilometer dari tenggara Ambon, bisa dicapai dengan pesawat dari Ambon atau perjalanan laut selama 7-10 jam. Kepulauan Banda terkenal dengan pantai-pantai berpasir putih, perairan jernih, tebing-tebih bawah laut, tak jauh dari daratan bahkan gunung api aktif yang menakjubkan.

Bagi penyelam, kepulauan Banda merupakan surga dikelilingi laut dalam. Spot menyelam cantik tersebar di Pulau Ai, Pulau Hatta, Pulau Banda, Pulau Keraka, Batu Balanda, Sonegat, dan Pulau Lontar. Suguhan pemandangan ikan berbagai jenis dan ukuran, serta terumbu karang warna-warni yang ditemui saat diving akan memberikan pengalaman tidak terlupakan saat menjelajahi dunia bawah laut Banda.

Perairan Banda sangat cantik untuk dijelajahi, dari kedalaman 5 meter hingga lebih dari 20 meter. Apalagi bila sampai berjumpa dengan mahluk legendaris yang menghuni laut dalam Banda, hiu martil.


Zona Alien di Ambon
Ambon memiliki sekitar 21 titik penyelaman, yang tersebar mulai dari Tanjung Sial di bagian utara Ambon hingga Malilana di timur. Dunia bawah air Ambon memang masih perawan dan alami, sehingga memiliki ekosistem terumbu karang yang sehat. Titik penyelaman terbanyak ada di area pantai di selatan dan sekitaran Teluk Ambon. Di sini ada beberapa situs yang terkenal, seperti Hukurila Cave, Aquila Wreck atau Batu Lompa.

Masing-masing punya keistimewaan sendiri. Tak hanya itu, bagi penyuka topografi dramatis dengan ikan-ikan besar maupun penggemar muck dive. Di selatan Ambon juga terdapat situs-situs yang berdekatan dan menawarkan formasi bebatuan dan dinding karang dramatis yang tertutup koral seperti pada Pintu Kota.

Sedangkan untuk melihat ikan-ikan besar, bertolaklah ke Pulau Tiga, sebelah barat Ambon yang alam bawah lautnya belum banyak bersentuhan dengan manusia juga Laha 1,2,3 (Twilight Zone), sebuah situs menyelam makro terbaik di Ambon, karfena di sinilah ditemukan spesies psychedelic frogfish yang berwarna meriah seperti permen. Dijuluki Twilight Zone karena makhluk-makhluk yang hidup di sini wujudnya seaneh alien.


Spot Kece di Pinggiran Kota Ternate
Umumnya, dive spot yang berada di Ternate tak jauh dari pusat kota dengan keramaian lalu-lintas. Jaraknya pun hanya ditempuh dalam waktu 15 menit perjalanan. Di Ternate, ada sekitar 8 spot yang paling istimewa dengan keragaman jenis ikan yang tidak dimiliki spot-spot lain di Indonesia. Salah satunya adalah dive spot yang menjual hiu langka seperti jenis hiu hemiscyllium halmahera.

Beberapa spot diving keren di Ternate diantaranya adalah City Side Masjid Raya, belakang Mall point, Pelabuhan Ahmad Yani, Mares/Putri Point, Dodoku ALi, Swering Point, Blackrock Hiri Point, serta Tanjung hol Point yang berhadapan dengan Pulau Hiri. Tutupan karang di titik ini masih cukup bagus, dengan dominasi soft coral dan beberapa koloni table coral di sana sini. Atraksi utama dari titik ini selain hamparan soft coral warna-warni juga adalah batu-batu besar yang telah ditutupi coral, juga beberapa objek makro seperti pink eyed goby, candy crab, shrimp, orangutan crab, dan lain-lain.