Wasabi Nua, Menikmati Suguhan Terbaik Wakatobi

Hotel dengan pemandangan laut biru, itu sudah pasti bisa kita temukan dengan mudah di Wakatobi. Di sini kita bisa menikmati suguhan terbaik Wakatobi, makan siang lezat dikelilingi laut bening, restoran Wasabi Nua di tengah karang Wangi-Wangi.

Keelokan pantai dan perairan Kepulauan Wakatobi memang telah mendunia. Kabupaten ini merupakan permata dari Sulawesi Tenggara, keindahannya membius siapapun yang datang. Wangi-Wangi menjadi gerbang menuju Wakatobi, lewat bandara Matohara atau pelabuhan. Hotel dan restoran di pulau ini, sudah pasti menyediakan view cantik kepulaua Wakatobi. Bahkan, menikmati hidangan di tengah laut pun memungkinkan, seperti di Wasabi Nua.

Hotel dan restoran Wasabi Nua terletak di Jalan Poros Sombu Bandara, restorannya berada di sebuah karang. Sekilas tempat ini tampak seperti pulau karang kecil di tengah lautan. Namun jika dilihat dengan lebih seksama lagi, sebenarnya Wasabi NUA ini adalah sebuah restoran dan rumah makan yang berdiri diatas pulau karang kecil.


Makan Siang ala Wakatobi, di Tengah Karang
Restoran Wasabi Nua ini hanya dipisahkan oleh jembatan kayu dengan Pulau Wangi Wangi. Jembatan kayu sederhana ini yang menjadi penyeberangan dari pulau lainnya dengan dikelilingi air laut yang super jernih.

Tempat makan dan restoran yang unik nan asik di Wakatobi ini bisa jadi tempat paling berkesan untuk menikmati makan siang di Wangi Wangi! Di tengah karang kecil, menghadap lautan lepas dengan hembusan angin dan udara laut yang segar.

Wasabi NUA menawarkan beberapa masakan lokal khas Wakatobi seperti Sup Ikan Parende, Tuna steak, dan Ikan bakar colo-colo yang super enak. Tuna Sashimi, daging ikan tuna yang dijual disini begitu segar. Teksturnya begitu lembut ketika dikunyah, dan tidak terasa amis.

Bagi Sobat Pesona penyuka foto, jembatan kayu yang menghubungkan Wasabi NUA dan tepi pantai ini menjadi salah satu spot asik untuk berburu foto dengan latar belajang panorama pantai Wangi-wangi yang indah. Wasabi NUA bisa dicapai dalam 5 menit dari Wanci.

Foto : Josua Marunduh