Menguji Adrenalin Bermain Parasailing di Tanjung Benoa Bali

Selain memiliki deretan pantai-pantai yang eksotis, Bali juga terkenal karena memiliki beragam fasilitas olahraga air yang tersebar di beberapa pantainya, salah satunya di Tanjung Benoa. Di sini kita bisa menguji adrenalin dengan menaiki parasailing.

Berkunjung ke Pantai Tanjung Benoa di Bali, tak lengkap rasanya jika tidak mencoba olahraga air yang memacu adrenalin. Selain jetski, ada olahraga lain yang cukup menarik untuk dicoba, yaitu parasailing. Meski sulit dibayangkan bagaimana rasanya berlayar menggunakan parasut, namun olahraga ini cukup menarik untuk dicoba. Kita akan ditarik dengan speedboat di ketinggian kurang lebih 70-100 meter di atas permukaan laut.

Parasut ini akan diikat oleh dua tali harnace atau tali kekang untuk menahan tubuh kita. Harnace tersebut yang juga menjadi alat penguhubung parasut kita dengan speedboat, yang menarik kita.

Tarikan speedboat yang kuat ditambah dengan tekanan angin akan membuat tubuh kita yang berparasut perlahan-lahan melambung tinggi, seperti layang-layang yang sedang dimainkan. Setelah itu kita akan terus ditarik dan dibawa berputar menikmati pemandangan Pantai Tanjung Benoa dari atas selama sekali putaran, atau sekitar 5-10 menit.

Cara permainan ini jelas membuat adrenalin dan jantung terasa bergetar. Terlebih jika melihat ke bawah ada lautan lepas yang siap menjatuhkan kita kapan saja jika speedboat berhenti. Namun, parasailing sudah dijamin keamanannya, tim pemandu dan instruktur parasailing di Tanjung Benoa adalah orang-orang terlatih, tentunya memiliki jam terbang yang sangat tinggi. Jadi kita tak perlu takut lagi.

Sebelum kita dilambungkan ke udara, para instruktur akan selalu mengecek keamanan, kecepatan angin, prediksi keamanannya, dan yang tak boleh ketinggalan adalah kekuatan tali kekang yang dikaitkan pada speedboat. Bahkan tubuh kita pun akan dilengkapi beberapa perlengkapan keamanan, seperti slop tangan, pelampung, hingga helm.

Setelah semua aman, barulah kita diperbolehkan bermain. Parasailing bisa dimainkan untuk anak usia minimal 6 tahun, dengan catatan harus didampingi oleh pemandu atau instruktur.

Parasailing Tanjung Benoa sendiri merupakan salah satu jenis permainan air terfavorit di Bali. Tak hanya para wisatawan dalam negeri, para wisatawan mancanegara yang memang notabene memiliki adrenalin lebih besar sangat suka permainan ini. Oleh karena itu, wisatawan yang hendak mencoba diharuskan untuk antri jika hendak mencoba wahana ekstrem ini.

O, iya, untuk menjajal sekali putaran parasailing di Tanjung Benoa biasanya dibanderol dengan harga Rp150.000 sampai Rp250.000. Tergantung tawar-menawar dengan penyedia jasanya. Jangan khawatir, di Tanjung Benoa ada cukup banyak penyedia jasa olahraga air ini.