Gua Rangko, Kolam Surga yang Tersembunyi di Nusa Tenggara Timur

Pesona Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur tiada habisnya. Salah satu objek wisata yang tengah ramai dibicarakan adalah Gua Rangko. Memiliki pesona kolam air yang jernih nan biru, serta keindahan jejeran batu stalaktit di atasnya. Jangan lupa memasukkan Gua Rangko dalam list liburan kita.

Terletak di Desa Rangko, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, destinasi wisata Gua Rangko sedang hits di kalangan traveler. Memiliki keindahan yang menakjubkan membuat objek wisata ini mulai didatangi oleh wisatawan baik masyarakat setempat, hingga wisatawan dari daerah lain.

Untuk menuju ke Gua Rangko kita harus menempuh perjalanan menggunakan perahu. Perjalanan dapat ditempuh selama 15 menit, dengan membayar sewa perahu sebesar Rp300 ribu.

Sepanjang perjalanan kita akan dimanjakan dengan hamparan laut jernih. Setelah sampai, kita harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 5 menit menelusuri jalan dengan menyusuri pantai hingga akhirnya sampai ke mulut gua.

Perjalanan yang melelahkan itu akan terbayar lunas dengan melihat keindahan dari dalam gua. Saat tiba di Gua Rangko, kita akan disambut dengan bibir gua yang kecil. Meski ukurannya tidak terlalu besar, tetapi pintu masuk ini menjadi gerbang melihat ‘surga’ terpendam tersebut.

Melihat keindahan yang terpancar dari dalam gua akan mengundang decak kagum. Biru dan beningnya air di dalam Gua Rangko ini sungguh menakjubkan. Bukan air payau, tetapi kolam unik ini justru dipenuhi dengan air asin. Air ini bersumber dari laut, dan masuk melalui rongga atau celah yang menghubungkan kolam di gua dan laut lepas.

Di kolam dalam Gua Rangko, kita bisa bermain air, berenang, dan ditemani jajaran stalaktit yang menghiasi bagian dalam Gua Rangko. Suasana gua yang hening dan sunyi semakin membuat kolam ini layaknya kolam renang pribadi.

Jika Sobat Pesona tertarik mengunjungi Gua Rangko, datanglah pada pukul 12.00 hingga 14.00 WITA. Karena di jam tersebut merupakan waktu terbaik untuk menjelajah gua. Ketika siang hari, sinar Matahari akan membantu menyinari gua yang gelap. Sehingga keindahan birunya air terpancar indah.