Seharian Jalan-jalan di Cirebon, Wajib Kunjungi Tempat Ini

Hanya punya waktu sehari untuk liburan? Tenang, Cirebon punya beberapa destinasi wisata yang bisa kita kunjungi hanya dalam sehari. Mulai dari wisata sejarah di Keraton-keraton Cirebon, hingga wisata kuliner khas Cirebon.

Karena letaknya yang tak begitu jauh dari ibu kota Jakarta, Cirebon seringkali jadi pilihan banyak keluarga yang ingin berlibur sejenak dari hiruk pikuk Jakarta. Sejak Jalan Tol Cipali dibuka untuk umum, perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon pun menjadi semakin singkat, hanya memakan waktu kurang lebih 3,5 jam saja. Apalagi Cirebon punya banyak spot wisata dan kuliner menarik. Semunya bisa kita kunjungi dalam seharian saja, loh!


Wisata Sejarah ke Keraton
Cirebon punya empat keraton, yakni Keraton Kasepuhan Cirebon, Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Keraton Kaprabonan.

Keraton Kasepuhan jadi keraton tertua dan terluas di Cirebon. Di sini kita bisa melihat berbagai ruangan berisi benda pusaka yang dikeramatkan. Salah satu yang paling tersohor Kereta Kencana Singa Barong yang tersimpan di Museum Pusaka Keraton Kasepuhan. Ada pula barang-barang peninggalan Sunan Gunung Jati, porselen, buku-buku, gamelan, hingga senjata. Tiket masuk ke Keraton Kasepuhan cukup murah, hanya sebesar Rp10.000-Rp25.000.

Di Keraton Kanoman, kita bisa melihat kereta kencana lain bernama Kereta Paksi Naga Liman. Bentuknya lebih kecil dan berwarna hitam, kabarnya kereta ini sudah ada sejak masa pemerintahan Pangeran Cakrabuana, loh. Selain itu, di keraton ini juga ada Gedung Jinem yang biasa digunakan untuk menggelar acara tertentu seperti penobatan, pelantikan, perayaan malam satu Suro, dan malam terakhir Muludan.

Sekarang kita ke Keraton Kacirebonan, di sini kita bisa melihat banyak peninggalan seperti keris, pedang, guci, uang kuno, bahkan koleksi baju pengantin. Untuk masuk ke sana, kita harus membayar tiket seharga Rp10 ribu. Terakhir, ada Keraton Kaprabonan yang terbentuk karena ada perpecahan dalam Keraton Kanoman yang saat itu berada di bawah pimpinan Sultan Badrudin.


Berburu foto di Gua Sunyaragi
Selesai berwisata sejarah ke keraton di Cirebon, kita akan melanjutkan perjalanan ke Gua Sunyaragi. Di gua yang menjadi bagian dari Taman Sari Sunyaragi ini, dijamin membuat terpukau dengan susunan gua yang sengaja dibuat sebagai tempat semedi para raja. Guanya terbuat dari batu karang ini konon didatangkan langsung dari Pantai Selatan Laut Jawa, loh.

Dalam kawasan ini, juga ada pesanggarahan yang terdiri dari kamar tidur, serambi, ruang rias, dan ruang ibadah. Bagian ini juga dikelilingi taman dan kolam. Saat berkunjung ke sana, jangan lupa membawa kamera untuk memotret uniknya gua serta mengabadikan momen liburanmu di sana.


Isi perut dengan kuliner khas Cirebon
Puas jalan-jalan, wajib isi perut. Kuliner khas Cirebon seperti nasi jamblang, nasi lengko, tahu gejrot, dan empal gentong wajib kita icip. Bagi yang belum tahu, nasi jamblang adalah sajian nasi berbungkus daun jati yang dilengkapi aneka lauk pauk, seperti pepes telur asin, cumi hitam, tempe goreng, telur dadar, dan aneka macam sate-satean.

Sementara nasi lengko merupakan nasi yang diberi tempe dan tahu goreng, ditaburi tauge rebus, irisan mentimun dan daun kucai, kemudian disiram bumbu kacang dan kecap.

Selesai makan berat, kita juga bisa icip-icip tahu gejrot yang merupakan camilan khas Cirebon. Sajian tahu yang digoreng dan dipotong-potong, lalu disiram dengan kuah cabai bercampur bawang dan gula merah ini sangat legendaris, dan bisa kita temukan di setiap sudut Kota Cirebon.