Makassar Eight Festival, Perbedaan Itu Indah

Redaksi Pesona

18 October 2018

Makassar International Eight Festival and Forum (MIEFF) di tahun 2018 kembali di gelar, mengusung tema Celebration in Diversity (10 - 14 Oktober). Festival yang lebih di kenal dengan istilah Eight Festival atau F8 ini memadukan berbagai kegiatan seni, budaya dan hiburan yang mengkolaborasikan antara seniman lokal  maupun nasional  dengan pemerintah kota Makassar serta berbagai unsur terkait. 

Eight Festival menjadi panggung  bagi para penulis, sineas, fotografer, desainer, komunitas dan seniman-seniman berbagai aliran baik modern maupun yang masih tradisional menampilkan dan memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.


Venue 1,2 Km
Eight Festival berpusat di Pantai Losari terdiri dari anjungan City of Makassar , Toraja dan Mandar dengan lokasi festival mencapai 1,2 kilometer panjangnya. Di sini terdapat ratusan stand yang siap memberikan informasi seputar Makassar F8, siap memanjakan mata, telinga dan lidah. Para pengujung mulai memadati area di sore hari sembari  menantikan saat matahari  tenggelam hingga malam, mereka rela berdesakan untuk menikmati setiap rangkaian acara yang berbeda setiap harinya.

Eight Festival pertamakali di adakan pada tahun 2016, dan sukses menarik minat  wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Tahun 2018 merupakan kali ke tiga festival ini di laksanakan. Festival berskala internasional tersebut dihadiri sejumlah perwakilan dari negara-negara sahabat, merekapun ikut berpartisipasi dalam beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Sejumlah artis serta band papan atas juga di tampilkan kian menambah semarak festival  tersebut.

Makassar International Eight Forum and Festival (F8) 2017, sudah menjadi event tahunan pada kalender pariwisata nasional. Oleh Badan Ekonomi Kreatif RI, F8 disebut sebagai festival yang lengkap. Ada saja atraksi berbeda yang di tawarkan Makassar F8 setiap kali di gelar .


Tentang F8
Makassar F8 sendiri merupakan singkatan dari 8 kata yang berawalan F yaitu Fashion, Food and Fruit, Fiction Writers and Fonts, Fine Art, Folks, Fusion Music, Flora and Fauna, Film. Masing-masing mengangkat tema yang berbeda dengan melalui proses kurasi oleh orang-orang yang kompeten di bidangnya. Memadukan potensi –potensi kreatif  yang  berakar dari kebiasaan, tradisi serta budaya lokal masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya sekaligus menjadi ajang mempromosikan pariwisata kota Makassar.

Pagelaran Busana (Fashion) menjadi salah satu yang dinantikan,  khususnya kaum wanita yang datang untuk mencari referensi koleksi terbaru atau tren busana akan datang. Tidak hanya desainer lokal yang berkesempatan memamerkan busana karyanya, fashion show di festival  tersebut juga mendatangkan desainer kenamaan di Indonesia.

Makanan dan buah (Food and Fruit), pengunjung dapat mencicipi ragam kuliner unik serta menu-menu khas Makassar diantaranya coto Makassar, konro, pallu basa, jalangkote , pisang ijo, dan aneka penganan ringan lokal lainnya.

Penulis fiksi (Fiction writers and Fonts), pada segmen ini lebih banyak berkolaborasi dengan segmen lainnya seperti musik dan film. Sejumlah pertunjukan sastra dan budaya pun ambil bagian seperti pertunjukan monolog, pembacaan puisi, pameran buku,pantun dan dongeng.

Seni Murni (Fine Art), puluhan perupa dari berbagai komunitas lintas usia berkesempatan memamerkan lukisan karyanya. Tidak hanya itu masyarakat juga di ajak untuk melukis  bersama, lukis tubuh, pameran patung dan lainnya.

Pertunjukan Rakyat (Folks) bagian ini di isi dengan berbagai pertunjukan seni budaya dan musik rakyat, seperti bunyi-bunyian tradisional dengan alunan nada yang dipadukan tarian dan lagu khas daerah Bugis Makassar.

Musik (Fusion Musik) , panggung musik selalu meriah dan sukses menjadi daya tarik  di F8 .  Dimeriahkan dengan berbagai genre musik, seperti musik jazz rock, pop, dangdut, keroncong serta  perkusi.

Tanaman dan Binatang (Flora and Fauna), tidak seperti tahun pertama pelaksanaannya yang hanya menampilkan segmen tanaman, di tahun kedua dan ketiga Makassar F8 membuka ruang bagi komunitas pencinta binatang untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini. Konsep yang di tawarkan di tahun 2018 ini adalah Floating Zoo atau kebun binatang terapung di anjungan Losari yang menjadi venue utama kegiatan.

Film. Mengapresiasi para sineas kota Makassar yang kian berkualitas dan sukses merambah perfiliman nasional hingga internasional, pengunjung dapat menikmati instalasi film, pemutaran film di luar ruangan, pameran poster film, pameran film komersil serta diskusi film.

Foto : Dewi Fajriani

 


Review 11


Sangat bagus sekali acaranya dan bisa diagendakan untuk melihat jika pas ke Malassar

Muhammad Fariz Zhafari


Makassar Eight Festival menampilkan berbagai kebudayaan dan kesenian yang mengambil tema perbedaan itu indah keren dan luar biasa

Adnan Yollanda


Bagus nih, penulis, sineas, fotografer, desainer, komunitas dan seniman-seniman berbagai aliran modern maupun yang masih tradisional bersatu dalam bikin karya

Luppy Hakim


Festival yang menyuguhkan acara yang luar biasa memukau, apalagi pergelaran yang sangat banyak sekali seperti arti kepanjangan Makassar F8, dari 8 kata yang berawalan F yaitu Fashion, Food and Fruit, Fiction Writers and Fonts, Fine Art, Folks, Fusion Music, Flora and Fauna, Film. Melihat Festival F8 ini saya seperti tenggelam dalam acara tersebut, Bagus sekali

Anno Rialdon Simbolon


Satu kata untuk eight festival yaitu spektakuler

yuliana