Pasar Lontara, Pasar Digital Pertama di Makassar

Redaksi Pesona

10 October 2018

Untuk Pertama kalinya Pasar Digital dibuka di Makassar, yaitu Pasar Lontara. Destinasi ini berada di Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa, Makassar. Berbagai sajian budaya dipersembahkan dalam launching Pasar Lontara beberapa waktu lalu. Seperti Tari Paduppa yang dibawakan Sanggar Salapang. Sajian A'Ngaru yang dibawakan oleh Muchlis Muliadii. Hingga sajian Sinrili yang disenandungkan Daeng Rate sukses menghipnotis para wisatawan.

Bahkan tari 4 etnis yang dipersembahkan oleh perwakilan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan semakin memanaskan suasana. Begitu juga tari Gandrang Bolu yang dibawakan oleh siswa SD Islam Paropo.

Pasar Lontara sendiri merupakan salah satu destinasi digital yang dibuat oleh GenPI (Generasi Pesona Indonesia) SulSel. Wadah berkegiatan ini menerapkan creative value, dan memanfaatkan media sosial sebagai saran promosi.

Konsepnya tidak kalah dengan destinasi digital lainnya. Gaya kekinian yang dipadukan dengan nuansa kearifan lokal memberikan nuansa tersendiri. Seperti lapak para pedagang, yang dirancang khusus dengan bahan tradisional tetapi tetap terlihat kekinian. Selain itu, Barang yang dijual juga khas Sulawesi Selatan. Sehingga mampu mempromosikan berbagai potensi wisata lokal.

Nama Pasar Lontara diambil dari aksara tradisional Bugis-Makassar. Bentuk aksara Lontara berasal dari Sulapa Eppa (Empat Sisi), sebagai simbol susunan semesta. Dengan susunan yang melambangkan air, api, angin dan tanah. Dipilihnya nama tersebut bukan tanpa sebab. Nama Lontara ditujukan sebagai usaha untuk menjaga dan melestarikan budaya Sulawesi Selatan.

“Semoga dengan adanya Pasar Lontara berdampak positif memperkenalkan kemajuan industri pariwisata Sulawesi Selatan, dan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Selawesi Selatan,” ucap Musaffar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun sumringah. Menurutnya, Destinasi Digital bisa menjadi incubator buat GenPI untuk belajar 2C sekaligus, yakni memperkuat Creative Values dan Commercial Values, menggerakkan  ekonomi masyarakat.

“Konsep community development diterapkan dengan melibatkan seluruh stakeholder. Termasuk juga masyarakat sekitar lokasi, sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat dari adanya pasar digital ini,” ujar Menpar Arief.

Menteri berdarah Banyuwangi itu juga menyebut, anak-anak muda milenial akan belajar bermedia sosial yang keren, positif, mengangkat dan mempromosikan kekuatan pariwisata Indonesia. “Di sana juga mengasah mereka untuk terus berkreasi, berinovasi, mengikuti selera zaman yang makin cepat bergerak. Saya ingin menghidupkan minimal 100 Pasar GenPI baru di tahun 2018 ini,” ucap Menpar Arief Yahya.


Review 12


Ih keren pasar digital

Edo Aldino


Pasar Digital pertama di Makassar berada Pasar Lontara yang menyajikan destinasi wisata berbeda

Adnan Yollanda


Pasar Digital dibuka di Makassar, yaitu Pasar Lontara. Destinasi ini berada di Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa, Makassar merupakan pasar digital pertama. Pasar yang sebagai usaha untuk menjaga dan melestarikan budaya Sulawesi Selatan.

Ria Restyowati


Konsepnya tidak kalah dengan destinasi digital lainnya. Gaya kekinian yang dipadukan dengan nuansa kearifan lokal memberikan nuansa tersendiri. Sukses selalu untuk sulawesi selatan.

Dini Handayani


Pasar digital yang tidak melupakan tradisi dan budaya aslinya. Justru memperkenalkan budaya dan tradisinya dimasyarakat luas. Makin canggih berkat GenPi. Sukses terus buat terobosannya.

Dina Faramitha Simbolon