Eight Festival, Kolaborasi 8 Potensi Seni di Makassar

Redaksi Pesona

10 October 2018

Makassar merupakan kota penting yang menghubungkan wisatawan dengan berbagai keajaiban di seluruh Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur. Pantai Losari yang legendaris akan kembali menjadi pusat berbagai keajaiban tersebut melalui Makassar International Eight Festival & Forum (MIEFF) 2018, yang berlangsung 10-14 Oktober 2018. 

Sesuai namanya MIEF 2018 bakal memadukan 8 potensi kreatif yang ada di Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur. Delapan potensi yang disebut juga dengan 8F adalah Fashion, Film, Food & fruit, Folk, Flora & fauna, Fine arts, Fusion music, Fiction writers & font.

MIEF atau Eight Festival tahun ini merupakan gelaran yang ketiga kalinya, yang menggabungkan semua potensi kreatif Sulawesi dan Indonesia Timur. Tahun ini EIght Festival mengusung tema Kreativitas Makassar yang berakar kuat dalam budaya dan tradisi untuk menciptakan festival berskala internasional.

F8 akan menjadi panggung akbar bagi penulis, sineas, fotografer, desainer, komunitas dan seniman-seniman lainnya, untuk menyuguhkan karya yang bisa dinikmati banyak orang. Semuanya diolah dari potensi-potensi lokal Makassar khususnya dan Umumnya.


Kolaborasi 8 Potensi
Eight Festival mencakup keragaman budaya, disajikan di panggung spektakuler dengan latar belakang alam Makassar yang menakjubkan. Berbagai potensi seni akan dihadirkan, Seni Lontara, Batik Parang, Sunset Catwalk dan Exotic Urban di Fashion Section.

Sementara Food & Fruit Section akan menyoroti the Pinisi Dining Experience, Waterfront Cafes, Traditional Food Vaganza, Seaside marketplace, and Waterfront Food Festival. Dalam potensi Traditional Food-Vaganza, The Seaside Marketplace akan menampilkan berbagai kerajinan tangan dan barang dagangan yang bisa dibawa pulang sebagai souvenir yang indah.

Sepanjang akhir minggu ini, Pantai Losari akan menjadi ajang pesta seni dengan 200 stand makanan di sepanjang 1,3 km garis pantai, menghadirkan berbagai makanan laut yang menjadi kekayaan Makassar.

Sementara untuk penggemar sastra, akan ada Pembacaan Puisi, Cerita Pendek, Cerita Rakyat, Pantun, Rhyme, Puisi Musikalisasi, Monolog, Lomba Menulis , Pameran Buku dan banyak lagi. Tak ketinggalan dalam Fine Arts Festivities, akan ada aksi lukisan berukuran 200 meter selama 5 hari berturut-turut. Juga Live Paintings  oleh 50 pelukis, body Painting, Paintings Exhibition, 3D art Installations, dan masih banyak lagi yang melibatkan artis Indonesia maupun mancanegara.

Yang paling megah, akan hadir Pertunjukan Musik Rakyat, Kolaborasi Musik & Pertunjukan Seni, Aksi Komunitas, Permainan dan Tantangan Kreatif. MIEFF 2018 bakal mementaskan berbagai aliran dan genre musik, musik Jazz, Rock, Pop, Dangdut, dan Keroncong di satu panggung spektakuler.

Jangan sampai terlewatkan ya...


Review 7


Eight Festival mencakup keragaman budaya, disajikan di panggung spektakuler dengan latar belakang alam Makassar yang menakjubkan. Beragam karya sastra seperti puisi, cerita rakyat, dll

Ria Restyowati


Wah ada sajian keren juga nih buat penggemar sastra seperti saya, banyak lagi acaranya seperti Pembacaan Puisi, Cerita Pendek, Cerita Rakyat, Pantun, Rhyme, Puisi Musikalisasi, Monolog, Lomba Menulis dan Pameran Buku.

Dini Handayani


Kreativitas Makassar yang berakar kuat dalam budaya dan tradisi untuk menciptakan festival berskala internasional. F8 akan menjadi panggung akbar bagi penulis, sineas, fotografer, desainer, komunitas dan seniman-seniman lainnya, untuk menyuguhkan karya yang bisa dinikmati banyak orang. Sukses terus event F8

Dina Faramitha Simbolon


Bagi kalian yang sedang mencari makanan kuliner Makassar otentik bisa mengikuti Traditional Food-Vaganza. The Seaside Marketplace akan menampilkan berbagai kerajinan tangan dan barang dagangan yang bisa kita bawa pulang sebagai suvenir yang indah

Ilham Rafsanjani


Salah satu festival termegah dan terbaik karena mengumpulkan dan menggabungkan para seniman dari berbagai kalangan dan musisi di satu tempat untuk berbagi beberapa mahakarya dan budaya khas Indonesia. Saya harap ada festival seperti ini di daerah lainnya supaya masyarakat lebih mengenal dan mencintai budaya di tanah kelahiran mereka.

Willyanto