Gagal Lihat Blue Fire Bikin Dinda Hauw Kecewa

Redaksi Pesona

09 October 2018

Berbeda dengan kebanyakan cewek yang lebih memilih liburan ke pantai. Artis peran Dinda Hauw justru sedang hobi mejelajah pegunungan. Nah, baru-baru ini Dinda telah berhasil menaklukkan salah satu gunung di Jawa Timur, yaitu Gunung Ijen. Namun, saat ia berhasil sama puncak, Dinda malah merasa sedikit kecewa. Wah, kenapa, ya?

“Iyaa, yang bikin aku kesel itu, nggak bisa melihat blue fire di Kawah Ijen-nya. Padahal itukan salah satu tujuan aku ke sana. Soalnya pas aku jalan ke puncaknya cuaca lagi hujan gitu. Jadi nggak kelihatan (blue fire), deh. Padahal aku sudah nungguin sampai jam 5 pagi, loh. Tapi tetap saja nggak kelihatan blue fire-nya,” ucap Dinda dengan sedikit kecewa.

Kekecewaan Dinda sangatlah wajar. Pasalnya, untuk menuju ke sana membutuhkan perjuangan yang tidaklah mudah. Apalagi bagi seorang cewek seperti Dinda. “Memang sih, agak melelahkan. Bahkan agak mengerikan juga buat aku. Karena pas aku mendaki ke sana, dan pengin turun ngelihat blue fire jalanannya licin banget. Terus, cuaca lagi hujan juga,” ujar Dinda.

Satu hal lagi yang membuat Dinda Hauw mengeluarkan tenaga ekstra, yaitu masalah aroma belerang yang cukup menyengat. “Harus pakai maskernya khusus. Karena di sana ada aroma belerang yang cukup kuat. Agak sulit bernapas Biar kita bisa napas dengan baik,” kata Dinda.

Namun, untuk urusan mendaki gunung, Ijen bukanlah gunung pertama yang berhasil Dinda Hauw taklukkan. Ia juga mengaku pernah mendaki Gunung Bromo. Nah, bagi yang pengin mencoba mendaki gunung, Dinda punya beberapa tips yang mungkin bisa kita ikuti sebelum kita mendaki gunung. Khususnya, bagi para pemula.


Wajib bawa jaket
Ini salah satu yang wajib dibawa. Maklum saja, daerah pegunungan memang punya udara yang cukup dingin. “Saran dari aku sih, wajib banget bawa jaket yang super tebal dan hangat. Karena di sana pasti bakal dingin banget, tuh. Biar kita nggak menggigil,” ucap Dinda.


Pilih Sepatu yang Tepat
“Pilih sepatu juga yang bener, jangan yang licin. Kalau bisa malah yang khusus buat hiking. Kalau buat di Gunung Ijen itu punya bebetauan yang licin, jadi harus lebih hati-hati saat melangkah,” ucap Dinda.


Perlengkapan Penunjang
Selain yang pokok, Dinda juga menyarankan untuk bawa beberapa perlengkapan penunjang perjalanannya saat mendaki. “Jangan lupa pakai sarung tangan dan kupluk juga. Kalau bisa bawa tas yang ringan saja. Pastinya, jangan lupa bawa air mineral. Biar nggak dehidrasi. Biasanya karena dingin malah jadi lupa minum. Kan, bahaya kalau dehidrasi di gunung,” ujar Dinda.


Review 9


Dinda kecewa tidak bisa melihat blue Fire, kekecewaan Dinda sangatlah wajar. Pasalnya, untuk menuju ke sana membutuhkan perjuangan yang tidaklah mudah, ke kawah Ijen harus mempersiapkan jaket tebal, sepatu yang sesuai dan perlengkapan yang menunjang

Ria Restyowati


Keren ya ga cuma cantik tapi juga kuat dan hebat bisa naklukin puncak gunung Ijen yang notabene bau belerangnya menyengat banget, wajarlah kecewa karna pasti yang ditunggu tunggu adalah blue firenya, semangat kakak cantik, semoga next trip bisa kesampean yak liat langsung hlue firenya :D

Dini Handayani


Hebat lihat Dinda Hauw sudah cantik, namun mempunyai kepribadian yang tangguh, mendaki kawah ijen sangatlah berbahaya. Namun Dinda ingin melihat Fenomena Blue Fire dia berani menaklukan kawah ijen. Saran dan tipsnya sangat bermanfaat sekali

Dina Faramitha Simbolon


wisatawan diharapkan tak boleh ada yang mendekati Kawah Ijen dalam radius 1 kilometer hingga situasi kembali kondusif. Kawah Ijen ramai didatangi oleh turis yang ingin melihat fenomena Api Biru (Blue Fire). Fenomena alam tersebut muncul sekitar pukul 2 pagi sampai 4 pagi.

Rachmatulla


Tidak hanya sebuah danau kawah, Kawah Ijen juga merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia. Kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yaitu mendekati nol sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat.

Ilham Rafsanjani