Bogor Street Festival 2020, Angkat Budaya Indonesia Timur

Redaksi Pesona

05 February 2020

Festival Cap Go Meh yang telah terselenggara sejak tahun 2008 ini sangat bersejarah bagi masyarakat Bogor. Dari tahun ke tahun, event Cap Go Meh ini mengalami peningkatan baik dalam jumlah pengisi acara maupun pengunjung yang datang. Bukan hanya sekedar acara festival, Bogor Street Festival adalah sebuah persembahan dari Bogor untuk Indonesia.

Mengusung tema ‘Looking Eastward’, Bogor Street Festival 2020 menampilkan ragam seni dan budaya yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tema tahun ini memiliki nilai filosofis, yakni arah terbitnya matahari sebagai sumber dari kecerdasan. Selain itu, ‘Looking Eastward’ juga bermakna agar bangsa Indonesia dapat melihat ke berbagai sisi, tanpa terkecuali Indonesia bagian timur.

Untuk menguatkan tema, penampilan tahun ini lebih banyak diisi oleh budaya Indonesia timur, seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT).  Pertunjukan seni tersebut memberikan sentuhan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selain penampilan seniman dan kostumnya yang bertema ketimuran, instalasi dan segala dekorasinya juga bernuansa sama.

Bambu dipilih sebagai unsur utama pada perayaan Bogor Street Festival. Hal ini memiliki filosofi bahwa bambu mudah beradaptasi karena dapat dijumpai di seluruh wilayah Indonesia. Melalui filosofi bambu, diharapkan semua dapat belajar perihal kesatuan sebagai sebuah bangsa dengan berbagai keragaman.

Acara tahun ini dijamin tidak membosankan, karena menampilkan kesenian khas Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Timur dan Bali. Sebagai khas dari festival Cap Go Meh, Bogor Street Festival 2020 juga menampilkan 25 tim Liong dan Barong. Untuk membuat acara lebih hidup, tahun ini tata panggung dan pencahayaannya dibentuk lebih kuat daripada tahun-tahun sebelumnya, lho.

Bagi para pecinta kuliner, Bogor Street Festival menyelenggarakan bazar rakyat yang menghadirkan 24 tenan kuliner. Bazar ini tidak hanya menyajikan makanan khas Bogor namun juga busana-busana tradisional. Bazar yang mengusung tema ‘akulturasi budaya dalam busana dan makanan khas tradisional’ ini berlangsung sejak 29 Januari hingga 5 Februari 2020 di pelataran Vihara Dhanagun, Bogor.

Rangkaian acara semakin meriah dengan adanya Kick Andy offline yang diselenggarakan di IBI kesatuan. Sebagai salah satu event unggulan Kota Bogor, acara ini menarik minat banyak wisatawan. Menurut Walikota Bogor kehadiran Bogor Street Festival CGM 2020 tidak hanya hiburan namun juga mampu menginspirasi pengunjung untuk menjaga warisan budaya bangsa yang penuh dengan keberagaman.


Review 0