Kentalnya Budaya Melayu di Festival Pesona Pulau Penyengat 2020

Redaksi Pesona

29 January 2020

Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 agar tetap digelar dengan nuansa budaya Melayu yang kental. Tradisi leluhur Kerajaan Riau-Lingga direstorasi ulang melalui beberapa konten event. Festival ke-5 tersebut tetap memesona meskipun waktu pelakasaanya mengalami perubahan.

Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 akan resmi digelar 19-21 Maret 2020. Seharusnya, event tersebut digelar 14-18 Februari 2020. Venuenya tetap di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Di tahun ke-5 ini ada tambahan konten yang bisa dinikmati. Seperti; Lomba Baca Gurindam XII, Napak Tilas, Jong, Pentas Seni, dan Pameran.

Menjadi galeri budaya Melayu, Festival Pesona Pulau Penyengat 2020 terus melestarikan Gurindam XII. Karya sastra ini diciptakan Raja Ali Haji pada 1264 Hijriah atau 1847 Masehi. Berisi petuah pegangan hidup, Gurindam XII memiliki 12 pasal dan 60 bait. Semakin spesial, Lomba Gurindam XII dikhususkan bagi pelajar SLTP se-Tanjungpinang.

Warna milenial pada Festival Pesona Pulau Penyengat semakin kuat dengan Lomba Napak Tilas. Lomba ini diikuti oleh siswa SLTA se-Tanjungpinang. Napak tilas sejarah tentu akan jadi pengalaman menarik karena Pulau Penyengat menjadi situs sejarah yang luar biasa. Ada banyak peninggalan Istana Kantor, Mesjid Raya Sultan Riau, Gedung Tabib, Makam Raja Hamidah Engku Putri juga Raja Ali Haji.

Nuansa budaya Melayu juga semakin kental dengan kehadiran Lomba Jong. Menjadi tradisi Melayu, berupa permainan tradisional balap perahu layar tanpa awak. Untuk tahun ini, Lomba Jong akan menampilkan 2 kategori, yaitu Jong Kecil dan Jong Sedang. Jong Kecil berukuran 1-1,29 Meter, lalu Jong Sedang memiliki panjang 1,3-1,59 Meter.

Menggenapkan budaya Melayu, Festival Pesona Pulau Penyengat juga akan menampilkan Pentas Seni. Panggung hiburan tersebut menjadi bukti betapa kayanya budaya masyarakat di sana. Secara umum, warna budaya itu muncul dari Tari Zapin, Silat, Musik Gazal, juga Joged Lambak. Panggung Pentas Seni juga semakin luas karena event terbuka bagi seni dan budaya dari daerah lain di nusantara.

Lengkap, kan? Kalau mau merasakan kentalnya budaya melayu datanglah ke Festival Pesona Pulau Penyengat.

Foto: Bondan/Edy Singomoto


Review 0