Nostalgia di Konser Musik Untuk Republik

Redaksi Pesona

19 October 2019

Tidak berlebihan bila konser Musik Untuk Republik (MUR) disebut-sebut punya daya nostalgia yang sama dengan Konser Generasi ’90-an. Banyak dari musisi pengisi acaranya adalah “orang lama” di industri musik. Bahkan, beberapa di antaranya, sudah lumayan jarang manggung.

Candil, eks frontman Seurieus adalah salah satu contohnya. Sudah jarang ditemui, sosok rocker asal Bandung ini tampil memukau penonton yang hadir dengan barisan lagu andalannya. Baik saat tergabung di Seurieus maupun saat bersolo karir.

Membuka aksinya dengan lagu Indonesia Pusaka, Candil langsung memborbardir penonton dengan lagu milik Titik Puspa, Apanya Dong yang dinyanyikannya di album From Us to You sekitar 14 tahun silam.

Vokal Candil masih sangat prima. Tarikan vokalnya seperti tidak berkurang dari masa jayanya di awal 2000-an. Dan itu kembali dibuktikan saat ia menyanyikan lagu Bandung, 19 Oktober dan Rocker Juga Manusia yang dipopulerkannya bersama Seurieus di tahun 2006.

Wajar jika ribuan orang yang ada di Bumi Perkemahan Cibubur terhenyak. Tanpa dikomando, mereka memberikan aplaus panjang. Yang diikuti koor dadakan, saat Rocker Juga Manusia dinyanyikan.

Rasa kembali ke masa silam juga muncul saat Kikan eks Cokelat membawakan lagu Bendera di atas panggung. Begitu pun saat The Fly yang saat ini mendaulat Kin, sang gitaris, sebagai vokalis, membawakan lagu Terbang, yang diambil dari album selftitled mereka di tahun 2000. Meski versi baru lagu ini sudah kembali dirilis bareng Nagita Slavina baru-baru ini, tetap saja aura Terbang versi asli yang dahulu dinyanyikan B’jah yang muncul saat menikmati aksi panggung The Fly. Bedanya, vokal Kin terdengar jauh lebih merdu.

Aura nostalgia lekat juga terasa saat Pas Band naik ke panggung. Membawakan lagu-lagu lama, Pas memang memunculkan vokalis baru. Mantan finalis Indonesian Idol, Husein Alatas.

Karakter Husein yang berbeda dari Yuki, jelas memberikan warna baru dari aksi panggung PAS band malam itu. Dan itu tidak menghalangi pecinta PAS untuk ikut bernyanyi, mengenang masa lampau lewat nomor-nomor gahar macam Impresi dari album In (No) Sensation yang dirilis tahun 1995.

/Rif pun tak kalah gahar. Band yang dimotori Andy /Rif cs. ini juga menampakkan penampilan prima saat membawakan barisan hits lawas mereka. Dan nostalgia rock malam itu semakin paripurna saat God Bless tampil ke panggung. Ahmad Albar cs. bahkan kedatangan seorang penyanyi tamu, sosok yang dekat dengan musik Indonesia, Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia.

Bersama God Bless, Jokowi menyanyikan lagu Rumah Kita. Ditemani oleh ribuan pengunjung yang memadati konser Musik untuk Republik di Cibubur, Minggu (20/10) malam.

Benar-benar sebuah konser yang menarik. Buat para musisi, pecinta musik, dan tentu saja untuk republik, rumah kita tercinta. Bersama


Foto: Junior Respati


Review 0