Warna-Warni Pawai Malang Beach Festival

Redaksi Pesona

30 September 2019

Malang Beach Festival (MBF) ke-3 memuaskan ribuan penontonnya. Di venue sepanjang hampir satu kilometer itu, ribuan orang melihat 80 mobil hias yang mengikuti kirab dengan berbagai tampilan keseniannya. Kemeriahannya muncul sejak dibuka siang hingga menjelang malam hari. Mobil hias milik DPRD Kabupaten Malang menjadi peserta kirab pertama. Mobil itu dihias dengan ornamen kerajaan.

Menurut Sugeng Riyanto, salah satu pegawai DPRD Kabupaten Malang itu, mengaku menghabiskan uang hingga Rp 7 juta untuk merias mobil tersebut. “Butuh pula waktu empat hari untuk menyelesaikannya,” katanya. Melaju di belakangnya, kendaraan hias dari Sekretariat Daerah Kabupaten Malang yang mengangkat budaya topeng Malangan. Dinas Perumahan, Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, tak mau kalah.

Di event kirap budaya ini, diusung mobil hias yang  mengusung tema pelayanan kepada masyarakat. “Temanya bedah rumah plus-plus dan taman serta armada motor tangki untuk penyiram tanaman,” ujar Kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM. Penampilan cukup keren, ditunjukkan SMK Miftahul Huda Kepanjen. Sekolah ini, menampilkan kendaraan backhoe dihias dengan kepala singa raksasa.

Ciri khas Malang yang dikenal dengan julukan Singo Edan. Sedangkan Kota Kediri, sebagai bintang tamu, menampilkan 10 orang berpakaian tematik mirip event Malang Flower Carnival, namun dengan bahan barang bekas daur ulang. Puas menikmati rangkaian kendaraan hias, dilanjutkan dengan atraksi budaya. Seperti yang disuguhkan kesenian perkusi Rampak Macanan dari Kecamatan Dau.


Foto: Iwan Kurniawan


Review 0