Ultra Marathon Toba 2019, Berlari di Tepian Kaldera Toba yang Spektakuler

Redaksi Pesona

23 September 2019

Ribuan pelari profesional maupun amatir berkumpul di kawasan Toba Geopark, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, Sabtu 21 September 2019. Bukan tanpa tujuan mereka berkumpul di akhir pekan kemarin, namun mereka ingin menguji mental dan fisik dengan mengikuti Ultra Marathon dengan 4 pilihan jarak 5Km, 10Km, 25km dan 50km.

Event yang telah berlangsung lima tahun berturut-turut ini mengambil rute yang luar biasa menguras keringat namun memanjakan mata. Mengambil lokasi start dan finish di Kecamatan Sianjur Mula-Mula yang terkenal dengan bentangan alam tepian Danau Toba yang spektakuler keindahannya. Dan bagi peserta yang mengikuti lari jarak jauh 25 km dan 50 km akan berlari di sepanjang jalur aspal berkelok hingga ke Kecamatan Harian di sepanjang jalur Tele hingga ke menara pandang.


Pikat Segala Usia, Belasan Hingga 60 Tahun
Kegiatan Ultra Marathon Toba 2019 diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Samosir ini bertujuan untuk meningkatkan kedatangan wisatawan dengan minat kepetualangan ataupun olahraga lari dari berbagai daerah dan negara. Kejuaraan ini telah digelar untuk yang kelima kalinya, menyuguhkan trek menantang namun indah di sepanjang Kaldera Toba. Menyusuri perbukitan dengan pemandangan danau, udara sejuk di tengah eksotisme kampung-kampung Suku Batak di Pulau Samosir.

Dari basecamp panitia di Saulina Resort, Pangururan terlihat Para Pelari berkumpul dengan rentang usia dari muda berusia belasan hingga peserta yang berusia lanjut diatas 60 tahun. Namun kategori hanya terbagi dua, Male Runner dan Female Runner. Tak hanya usia, bahkan peserta pelari profesional dari Malaysia dan Kamerun juga ikut serta dengan mengambil range 25Km dan 50Km.

Laila Lubis dan Ummy Pasaribu, dua ASN BPPRD (Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah) Provinsi Sumatra Utara hadir sebagai peserta yang baru pertama kali ikut di Ultra Marathon Toba ini mengatakan event ini sangat bagus dan harus terus berkesinambungan. "Kami berdua merupakan pelari yang antusias dengan Toba Ultra Run ini, datang kesini tidak untuk mengejar target juara, tapi harus bisa menjadi finisher" dikatakan Layla di area bukit garis finish.

Hal yang sama juga dituturkan Dayat, Staf Bank Sumut dari Medan. Dayat dan beberapa rekan seprofesinya mengambil kategori 5Km mengatakan rute menanjak sungguh menguras energi, namun setara dengan keindahan yang kita saksikan. Kita bisa mendapatkan dua hal dengan mengikuti Toba Marathon ini. "Mendapatkan keindahan yang spektakuler dan kondisi fisik yang segar bugar"


Foto: Chalid Nasution


Review 0