Candi Jadi Instagramable di Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang

Redaksi Pesona

31 August 2019

Tempat wisata seru untuk milenial yang memadukan antara budaya dan spot-spot foto menarik akan kembali bertambah. Kali ini giliran eksotisme Candi Cangkuang yang akan diangkat kembali lewat sebuah event bertajuk; Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang.

Event Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang akan digelar di area wisata Candi Cangkuang yang berada di Garut, Kecamatan Leles, Jawa Barat pada tanggal 2 September 2019.

Bagi yang belum tahu, Candi Cangkuang merupakan salah satu destinasi yang paling popular di Garut, selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Destinasi yang merupakan peninggalan pada zaman Hindu. Candi Cangkuang memiliki panorama alam yang indah. Di samping candi terdapat peninggalan sejarah islam berupa makam Arif Muhammad, penyebar agama islam di Jawa Barat.

Sedangkan Pasar Wisata Digital merupakan sebuah event pariwisata kreatif dan dikemas secara kekinian. Tujuannya untuk menarik generasi millenial yang senang 'berbagi' pengalamannya di media sosial untuk datang ke destinasi wisata tersebut. Tentunya dengan banyak spot-spot yang instagramable.

Kebayang bukan, Perpaduan yang unik dan seru, antara peninggalan sejarah yang dikemas dengan wisata kekinian di Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang ini?

Selain keindahan alamnya, di sini kita juga bisa merasakan pesona kuliner khas daerah yang tidak ditemukan di daerah lain. Destinasi digital yang diwujudkan dalam bentuk pasar ini menyuguhkan sensasi atraksi tematik dengan harga yang terjangkau, dan setiap sudutnya dibuat cocok untuk berfoto. Mampu mengenang pengalaman tempo dulu yang dikonsep dilokasi yang sangat kekinian.

Nah, bagi Sobat Pesona yang ingin mengunjungi Pasar Wisata Digital Candi Cangkuang, pada tanggal 2 September nanti, juga akan ada salah satu artis Indonesia yang turut hadir, yaitu Tyas Mirasih yang akan memeriahkan event ini. Jangan sampai kelewatan, ya!

Sejarah tentang Candi Cangkuang

Candi Cangkuang pertama kali ditemukan pada 1966 oleh Tim Sejarah Leles, dengan peneliti Harsoyo dan Uka Tjandrasasmita. Candi ini berada hanya 3 meter di sebelah makam Embah Dalem Arief Muhammad, pemuka agama Islam yang dipercaya sebagai leluhur penduduk Desa Cangkuang. Candi Cangkuang berada di kawasan Tatar Sunda, dan merupakan satu-satunya candi Hindu di Tatar Sunda.

Nama “Cangkuang” diambil dari nama pohon cangkuang yang banyak tumbuh di sekitar obyek wisata tersebut, dan oleh masyarakat setempat dipakai untuk nama Kampung dan Desa. Bangunan Candi Cangkuang merupakan hasil pemugaran yang diresmikan pada tahun 1978.

Tidak semua batu candi hasil rekonstruksi dan pemugaran berasal dari reruntuhan. Sekitar 60 persen dari baru Candi Cangkuang adalah batu cetakan yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya dan disusun sesuai sumber yang ada.

Catatan sejarah pemugaran Candi Cangkuang dan benda-benda peninggalan zaman Hindu dan Islam di Museum Cangkuang bisa ditemukan di sini. Candi Cangkuang merupakan salah satu objek wisata budaya dan sejarah yang populer di kota Garut.


Review 0