Festival Budaya Isen Mulang Siap Pecahkan Rekor MURI

Redaksi Pesona

16 June 2019

Festival Budaya Isen Mulang Kalimantan Tengah 2019 dijadwalkan digelar pada 17-22 Juni 2019. Event ini digelar sejak 1993 untuk merayakan hari jadi Bumi Tambun Bungai Bumi Pancasila setiap tahunnya mampu menyedot wisatawan terutama wisatawan Nusantara berkunjung ke kota yang digadang-gadang akan menjadi ibu kota pemerintahan masa depan ini.

Tak heran pada tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menaikkan target kunjungan 25 ribu wisatawan mancanegara, dari target 500 kunjungan wisatawan mancanegara dan 500 wisatawan mancanegara dan 20 ribu wisatawan Nusantara.

Tahun ini di mana tercatat sebanyak 2.000 peserta dari Kabupaten/Kota mengikuti Festival Budaya Isen Mulang 2019. Banyak hal unik yang bisa kita temukan di Festival Budaya Isen Mulang. Misalnya, berbagai pertunjukan seni dan budaya, masakan tradisional, serta beragam perlombaan olahraga tradisional.

Dijamin tak akan rugi. Sebab kita bisa menyaksikan berbagai olahraga tradisional yang jarang ditemui. Seperti mangenta, malamang, mangaruhi, balogo, habayang, maneweng, manetek kayu, besei kambe; manyipet dan manyepak lewu, yang hanya dapat ditemui saat Festival Isen Mulang berlangsung.

Selain itu tak kurang dari 200 penari dari berbagai sanggar tari di Kota Palangka Raya, dilibatkan saat pembukaan Festival Isen Mulang. Mereka akan menampilkan tarian kolosal dengan judul; hapakat. Tarian berdurasi 20 menit ini, menceritakan kebersamaan dalam keberagaman dengan falsafah Huma Betang.

Hal unik lain dari Festival Budaya Isen Mulang 2019 adalah sehari sebelum pelaksanaan di Bundaran Besar Palangka Raya, akan dilakukan pemecahan rekor Muri bakar 62 ribu tongkol jagung. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan kepada seluruh masyarakat di Indonesia bahwa Kalimantan Tengah, mampu memproduksi jagung dengan jumlah yang besar.

Nah, sebanyak 62 ribu tongkol jagung yang akan digunakan dalam pemecahan rekor Muri tersebut, benar-benar ditanam di Kalimantan Tengah. Tepatnya berlokasi di Kelurahan Kalampangan, Kota Palangka Raya. Bahkan demi pemecahkan rekor ini, telah disiapkan lahan seluas 7 hektar untuk ditanami jagung oleh para petani sejak tiga bulan lalu, loh!

Secara harafiah, Isen Mulang yang diambil dari kata Sangiyang memiliki arti; “pantang mundur”. Ini bisa ditujukan bagi orang yang mau berusaha manamuei (merantau) ke daerah lain. Serta tidak akan kembali ke kampung halaman sebelum sukses atau belum berhasil dalam meraih cita-cita.

Jadi, jangan sampai kelewatan Festival Budaya Isen Mulang yang akan berlangsung pada 17-22 Juni 2019 ini, ya! Dijamin kita akan lebih banyak mengenal budaya khas Kalimantan Tengah.

Foto: Tiva


Review 0