Yuk, Saksikan Keseruan Festival Isen Mulang 2019 di Palangkaraya

Redaksi Pesona

13 June 2019

Event budaya Festival Isen Mulang 2019 akan kembali digelar. Tepatnya pada 17-24 Juni 2019, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Bagi Sobat Pesona yang ingin melihat kerennya budaya Suku Dayak, wajib datang ke acara ini. Budaya dari suku-suku lain juga akan ditampilkan.

Festival Budaya Isen Mulang kali ini akan kaya warna. Semakin kental dengan nuansa budaya. Akan membuat event tahun ini lebih semarak. Atraksinya dijamin keren. Dijamin penuh pesona. Dari titel acaranya saja sudah tergambar dahsyatnya even yang digelar. Ada nama Isen Mulang yang diusung.

Dalam bahasa lokal, "Isen Mulang" berarti "tidak pernah mundur". Ini merupakan moto Palangkaraya yang menggambarkan keberanian rakyatnya.

Hal senada juga diungkapkan Staf Ahli Menpar Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty. Maklum, kemasan yang sudah disiapkan lumayan oke. Beragam keanekaragaman budaya se-Kalimantan Tengah bakal unjuk kebolehan.

"Pasti seru. Kemasannya dibuat dengan standar nasional. Unsur budayanya akan dikolabirasikan dengan karnaval dan lomba. Basic budayanya tentu saja  Dayak," terang Esthy, yang juga Ketua Pelaksana Calendar of Event Kementerian Pariwisata.

Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan, Esthy langsung mengarahkan ke Bundaran Besar Palangkaraya. Karena, dari mulai karnaval budaya hingga atraksi budaya, ada semua.

Karnaval budayanya akan menampilkan ribuan peserta dari semua kota dan kabupaten di Kalimantan Tengah. Paradenya akan mulai dari kantor gubernur, melewati Istana Isen Mulang, jalan-jalan utama kota, sebelum kembali ke Bundaran Besar. Dalam karnaval, jalan-jalan di Palangkaraya akan dipenuhi dengan tarian tradisional etnis Dayak yang mengenakan kostum dan aksesoris tradisional.

Bagi Sobat Pesona yang ingin merasakan kehebohan lainnya, kita bisa daftar sejumlah kompetisi menarik. Ada banyak, loh! Mulai dari kompetisi fotografi, kompetisi perahu tradisional Jukung, festival kuliner tradisional, hingga kompetisi tarian dan lagu tradisional.

Akan ada juga permainan dan kompetisi tradisional yang unik, seperti Lawang Sakepeng (seni bela diri), Meneweng Manetek dan Manyila Kayu (pemotongan kayu), Karungut (lagu rakyat), Balogo (permainan anak-anak tradisional), Habayang (permainan pemintalan), Mangenta (masakan tradisional), dan Besei Kambe (tarik tambang di atas kapal). Satu lagi, jangan lewatkan juga Sepak Sawut. Itu merupakan pertandingan sepak bola menggunakan bola api.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga seirama. Menurutnya, momentum Isen Mulang cocok untuk membangkitkan industri pariwisata Kalimantan Tengah.

“Festival Budaya Isen Mulang tahun ini akan menjadi momentum Kalimantan Tengah bangkit. Konsepnya sudah  bagus. Sekarang yang dibutuhkan adalah branding secara masif. Kemenpar akan bantu itu. Tapi, penyelenggara festival ini juga harus aktif. Manfaatkan semua jenis media, termasuk media sosial,” pungkas Menpar Arief Yahya.


Review 0