Millenial Tourism Corner, Cara Baru Menarik Travellers Milenial

Redaksi Pesona

15 May 2019

Millenial Tourism Corner adalah sebuah Program unggulan Tim Percepatan Pengembangan Millenial Tourism Kementerian Pariwisata Indonesia sebagai sarana Pendorong minat generasi milenial dalam keterlibatan pada Industri Pariwisata.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Ketua Tim Percepatan Millenial Kemenpar; Gabriella Patricia Mandolang, Co-Founder Tiket.com; Gaery Undarsa, Ketua Dewan Pariwisata Rumah Millennial; Marsya Gusman, dan Facebook Indonesia; Noudhy Valdryno menjadi Keynote Speech dalam acara tersebut yang bertempat di Upnormal Coffee Roster Jakarta, Selasa 14 Mei 2019.

Menpar menjelaskan mengenai perkembangan pariwisata Indonesia di tengah kemajuan teknologi informasi serta memberikan inspirasi kepada generasi milenial untuk turut serta membantu program pemerintah melalui Platform Digital.

Menurut Ketua Tim Percepatan Millenial Kemenpar, Gabriella Patricia Mandolang, ekosistem digital harus diwujudkan. Ini sebagai upaya untuk menjawab kemauan wisatawan millenial yang akan mendominasi pasar.

“Karena itu, kita menggagas Millenial Tourism Corner. Dari sini, kita bisa menarik wisatawan melalui platform digital. Baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,” ujarnya.

Wisatawan milenial memang memiliki power yang cukup kuat di dunia pariwisata, karena mereka besar dan aktif di dunia maya, tapi belum dilayani dengan baik. Hal inilah yang akan dilakukan Kemenpar, yakni memfasilitasi kesediaan pariwisata terbaik bagi kaum milenial. Salah satunya dengan Millenial Tourism Corner ini.

“Sekitar 70 persen travellers melakukan ‘search dan share’ melalui platform digital, sehingga lebih dari 50 persen inbound travellers yang datang ke Indonesia adalah kaum milenial, media sosial itu sudah seperti kebutuhan mereka, karena Millenial itu ingin diakui (Esteem Needs). Milenial adalah masa depan pariwisata Indonesia, Who Wins the Future, Wins The Game," kata Menpar Arief Yahya.

Lebih lanjut, Menpar Arief menambahkan bahwa ini adalah Implementasi Kebijakan Kementerian Pariwisata yang serba Digital melalui Tourism 4.0.

"Saat ini semua serba digital, hingga muncul istilah Tourism 4.0, ini adalah pariwisata untuk milenial (millennial tourism) yang memang seluruh aspek hidupnya sudah tergantung pada digital. Point saya, milenial menuntut adanya digital experience dari setiap titik di dalam consumer journey mereka," ucap Menpar Arief.


Review 0