KEK Pariwisata Tanjung Pulisan-Likupang Siap Jadi yang Terbaik

Redaksi Pesona

28 March 2019

Menteri Pariwisata Arief Yahya sangat optimistis saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Pulisan-Likupang, Minahasa Utara. “Sulawesi Utara akan memiliki KEK Pariwisata terbaik. Untuk itu unsur 3A, yakni atraksi, akses, amenitas harus berkelas internasional. Targetnya satu bulan dari sekarang sudah ditetapkan, atau paling lama Juni 2019,” kata Menpar Arief Yahya.

Untuk atraksi di Sulawesi Utara tidak perlu diragukan lagi. Lantaran di wilayah itu terdapat Taman Nasional Bunaken dan Selat Lembeh dengan micro dive yang sudah terkenal hingga dunia. Bahkan akan menjadi internasional hub bagi para yachter asing.

Di sisi akses, penambahan kapasitas Bandara Sam Ratulangi menjadi suatu keharusan sebagai pintu masuk wisman, sehingga bisa menampung wisatawan lebih banyak. Landasan pacu juga harus diperpanjang menjadi 3.000 x 45 meter persegi.

Untuk amenitas, akan dibangun ‘luxury resort’ sebagai rencana jangka panjang yang memang membutuhkan waktu lama. “Maka saya usulkan saat ini untuk mulai membangun nomadic tourism yang implementasinya sangat cepat. Nantinya kawasan pendukung KEK akan juga akan tumbuh dengan cepat,” kata Arief Yahya.

Mengingat lokasi KEK Tanjung Pulisan berdekatan dengan hutan lindung, ke depannya akan dibangun Wallace International Conservation Resort and Marine Park, sebagai salah satu atraksi utama di kawasan tersebut. Tujuan dibangunnya area konservasi ini tidak lain untuk mengembalikan keanekaragaman flora dan fauna endemik daerah yang saat ini sudah berkurang jumlahnya.

Hadirnya KEK Tanjung Pulisan juga akan menyuguhkan keindahan topografi seperti sabana hijau, perbukitan, dan lautan yang masih pristine ini akan menjadi daya jual bagi wisatawan. Bukan tidak mungkin ke depan, KEK ini akan turut berkontribusi menjadi salah satu destinasi unggulan yang mendukung target kunjungan wisatawan baik wisman dan wisnus yang direncanakan Kementerian Pariwisata.


Review 0