Budaya Dayak Ramaikan Perayaan Cap Go Meh di Singkawang

Redaksi Pesona

08 February 2019

Menyambut Tahun Baru Imlek 2570 akan digelar banyak festival berkaitan dengan perayaan khas masyarakat Tionghoa. Salah satunya akan berlangsung di Singkawang, Kalimantan Barat, yaitu Festival Cap Go Meh. Festival yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini juga telah masuk menjadi salah satu 100 Calender of Event Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Lantas, apa yang membuat kita harus meluang wakut singgah di Singkawang untuk menyaksikan festival Cap Go Meh ini?

Menariknya, tahun ini Festival Cap Go Meh akan diisi deretan atraksi terbaiknya, mulai dari pentas seni dan budaya, live musik dari para artis nasional, atraksi tatung, Pameran Cap Go Meh, hingga atraksi 12 naga. Lokasi festival akan terdapat di beberapa titik Kota Singkawang. Mulai dari Lapangan Kridasana hingga Pusat Kota Singkawang, dan akan berlangsung dari tanggal 5-19 Februari 2019.

Alasan pertama sudah jelas. Salah satu yang paling ditunggu adalah parade para tatung Dayak-Tionghoa. Setiap tahun ada lebih dari 500 tatung berparade sambil memamerkan kesaktiannya. Tatung merupakan sosok manusia yang menurut beberapa kepercayaan sedang dirasuki roh dewa. Kata 'tatung' sendiri berasal dari bahasa Hakka, yang berarti roh.

Lalu alasan kedua untuk datang ke Singkawang kerena di perayaan Festival Cap Go Meh 2019 akan ada pemecahan rekor MURI, berupa replika Singa Raksasa berukuran 8,8 meter. FYI, pemecahan rekor MURI juga sudah berlangsung setiap tahunnya. Tahun lalu festival Cap Go Meh di Singkawang ini menyertakan 9 Replika Naga.

Nantinya, akan ada sepasang singa raksasa yang telah dipersiapkan sejak empat bulan lalu menggunakan bahan styrofoam oleh putra daerah Kota Singkawang. Sedangkan angka 8 dari ukuran singa tersebut diambil dari filosofi angka 8 yang merupakan angka sempurna.

Alasan selanjutnya ialah kemeriahan dari Festival Pawai Lampion. Festival Pawai Lampion ini menjadi fenomena dengan keindahan warnanya. Usai menikmati warna warni lampion, kita akan diajak menikmati nuansa religi di Kota Singkawang. Prosesi Tolak Bala oleh para Rohaniawan atau Tatung akan berlangsung pada tanggal 18 Februari 2019. Berikutnya, ada prosesi Sembahyang Dewa Langit (Ket Sam Thoi).

Jadi, masih ragu untuk berkunjung ke Festival Cap Go Meh 2019 di Singkawang? Rasanya festival ini menyimpan banyak keseruan tersendiri untuk kita nikmati secara langsung.


Review 0