Festival Cyclops 2018, Regenerasi Garda Pelestari Alam Jayapura

Redaksi Pesona

04 December 2018

Pegunungan Cyclops merupakan daerah sumber air bersih, bagi kehidupan masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya. Keberadaan gunung Cyclops yang juga dikenal sebagai Gunung Dafonsoro atau Dobonsolo ini sangat penting dan berjasa bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Jayapura, dimana fungsi hidrologisnya sebagai sumber mata air tawar dan pengendali banjir.

Namun sayang, akhir-akhir ini perusakan terhadap cagar alam Cyclops marak terjadi, diantaranya illegal logging, alih fungsi dan pembakaran hutan dan lahan, serta penambangan yang telah merusak kelestarian alam kawasan pegunungan Cyclops.

Untuk itu, gabungan komunitas di Kota dan Kabupaten Jayapura menggandeng Balai Besar Konsevasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua, bergerak bersama-sama mewujudkan pagelaran Festival Cyclops 2018.


Dewan Adat 5 Suku
“Festival Cyclops 2018 merupakan ajang untuk mengkampanyekan perlindungan dan penyelamatan Cagar Alam Pegunungan Cyclops dari penghancuran yang lebih parah,” kata pegiat lingkungan Rhidian Yasminta Wasaraka di Kota Jayapura, Papua.

Festival Cycloop yang akan digelar pada tanggal 6-8 Desember 2018, rencananya akan diadakan di Pasir VI Jayapura Utara. Melalui festival ini, Kepala BBKSDA Provinsi Papua, Timbul Batubara menyebutkan jika kawasan Cyclops dirusak, maka biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan yang dirusak.

Tak hanya mengajak semua pihak untuk turut menjaga hutan, Festival Cyclops juga bertujuan untuk memperlihatkan keindahan alam dan mendukung pariwisata Papua. Festival Cyclops 2018 yang akan dihadiri berbagai komunitas di Jayapura ini juga akan menggelar seminar yang membahas tentang solusi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Gunung Cyclops, gunung yang selama ini menghidupi masyarakat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. 

Beberapa komunitas tersebut diantaranya Forum Komunitas Jayapura, masyarakat pemilik ulayat dari lima dewan adat suku. Selain seminar, festival Cyclops juga diramaikan dengan aktivitas menanam pohon dan pegelaran tari dari masyarakat adat setempat.

Dengan luas 31.479,84 hektare, Cagar alam Cyclops merupakan sebuah wilayah unik yang kaya dengan berbagai macam jenis tumbuhan dan satwa. Cagar alam ini membentang di dua wilayah administrasi pemerintahan, yakni Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua.

Untuk menuju Pasir 6, Kabupaten Jayapura, akses jalannya melalui dari Kelurahan Angkasa, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura. Sayangnya, akses jalan menuju lokasi pagelaran Festival Cyclops terbilang berat karena merupakan jalan tanah, apalagi jika musim hujan, jalan tersebut  berlumpur.

Namun jika Sobat Pesona sudah di Pasir 6, akan terlihat suguhan pemandangan alam pantai, sungai, air terjun hingga pegunungan yang indah dan menarik, rasa lelah terbayarkan dengan keindahan Cagar Alam Cyclops. Yuk berangkat!


Review 1


Jayapura wisata yang memikat

Adnan Yollanda