Festival Kora Kora Ternate, Maluku 2018

Redaksi Pesona

29 November 2018

Kora-kora merupakan nama perahu yang digunakan pasukan perang Ternate untuk mengusir penjajah. Hingga kini, perahu tradisional ini masih jadi kebanggaan warga Maluku Utara karena dapat membangkitkan kembali semangat perjuangan. Pada Festival Kora-Kora pengunjung bisa melihat kehandalan perahu ini dalam lomba dayung.

Festival Kora Kora digelar dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan pada libur akhir tahun. Ternate dikenal memiliki banyak objek wisata, dari wisata alam, sejarah, kuliner, religi, hingga budaya. Bahkan khusus untuk objek wisata peninggalan sejarah, Ternate memiliki keunikan, salah satunya terkait dengan Kesultanan Ternate.

Ternate memiliki peninggalan mahkota berambut yang unik, yang bisa tumbuh memanjang sehingga di waktu-waktu tertentu harus dipotong. Termasuk juga Istana Kesultanan Ternate di dataran pantai di Kampung Soa-Sio, Benteng Tolukko, dan banyak lagi benteng bekas peninggalan zaman kolonial yang sampai saat ini masih bediri kokoh, serta wisata alamnya, seperti Gunung Gamalama, dan Teluk Jailolo.

Bagi yang suka menyelam, area Halmahera Selatan seperti Pulau Gunange, Kepulauan Guraichi, Saleh, dan Pulau Bacan menarik untuk disambangi. Di Halmahera Timur ada Weda dan Morotai yang menjadi magnet wisatawan berkunjung ke daerah ini.

Selain wisata alam dan sejarah, kuliner Ternate dengan tradisi Makan Kebun, menjadi sebuah paket menarik. Makan Kebun adalah makanan yang terdiri dari singkong dan pisang yang direbus dengan air santang kelapa. Ada juga papeda yang terbuat dari bahan sagu atau singkong dan gohu ikan cakalang atau tuna mentah yang dicincang halus. Ada pula adonena yang dicampur dengan beragam bumbu tradisional.

Tak ketinggalan minuman khasnya, yaitu air guraka, minuman khas Ternate yang terbuat dari bahan jahe, gula merah, kenari, susu serta kopi raja dari bahan kopi hitam lalu dicampur beragam rempah.


Review 0