Bono Surfing, Taklukkan Ombak Unik di Sungai Kampar

Redaksi Pesona

26 November 2018

Bono Surfing sendiri telah sukses digelar pada hari Sabtu 24 November 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasinya ada di aliran Sungai Kampar di wilayah Teluk Meranti, Riau. Atau sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Pangkalan Kerinci.

Bono Surfing memiliki karakter yang unik. Jika umumnya selancar dilakukan di laut, kali ini para peselancar beraksi menaklukkan Sungai Kampar. Mengapa di sungai bisa ada ombak? Yup, itu karena ombak di Sungai Kampar merupakan pertemuan dengan arus laut, sehingga memungkinkan adanya ombak di sungai tersebut.

Ombak besar yang oleh masyarakat disebut dengan Bono. Dulu masyarakat sangat takut dengan Bono. Tetapi sekarang, Bono malah ditunggu-tunggu. Bono berubah menjadi atraksi yang mampu menyedot wisatawan mancanegara, dalam acara Bono Surfing.

Menariknya lagi, ombak yang tercipta tidak hanya satu. Bisa mencapai tujuh ombak sekaligus. Dan, tidak tiap saat ombak ini tercipta. Para surfer yang beraksi di Bono Surfing ini juga harus menunggu berjam-jam, bahkan hari, untuk mendapat ombak yang ideal.

Karakter unik ini turut dipuji Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Riwud Muji Rahayu. “Festival Bekudo Bono dengan Bono Surfingnya adalah The Best Event di Riau. Kenapa bisa seperti itu? Karena Kepala Daerah, Wakil Bupati, dan Kepala Dinas, sangat komitmen terhadap pariwisata,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap atraksi Bono Surfing dapat lebih ditingkatkan lagi untuk tahun yang akan datang. “Kualitas event harus ditingkatkan. Tujuannya, agar wisatawan yang datang bisa lebih banyak lagi. Bila itu terjadi, tentu saja akan memberikan dampak yang sangat positif bagi perekonomian warga,” paparnya.


Review 0