Bangli, Daerah Wisata di Bali yang Terkurung Daratan

Meski letaknya terkurung oleh daratan, tak membuat Kabupaten Bangli kehilangan potensi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Di daerah ini juga terdapat desa adat terindah dan terbersih di Bali.

Seperti kebanyakan daerah lain di Bali, Kabupaten Bangli sangat identik dengan kebudayaannya yang kental dan menjadikan ciri khas keindahan tersendiri bagi Bangli. Meski letaknya terisolir dengan lautan, dan hanya memiliki tempat wisata daratan, namun pesona wisata di Bangli tak kalah indah dibanding Kabupaten di Bali lainnya.


Danau Batur Kintamani
Danau Batur merupakan tempat wisata alam yang wajib dikunjungi. Pesona keindahan alamnya sungguh tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Bangli juga sangat ramah  terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Danau Batur terletak di lereng Gunung Batur Kintamani dan merupakan danau terluas yang ada di Bali. Air danau ini sangat alami, karena berasal dari air hujan dan rembesan air dari hutan yang ada di pegunungan.


Desa Terunyan
Masih berada di kawasan Kintamani, terdapat objek wisata lain bernama Desa Terunyan. Penduduk desa ini memiliki tradisi unik, meletakkan jenazah di alam terbuka, tradisi ini masih dilakukan secara turun-temurun hingga saat ini.

Karena keunikannya tersebut Desa Terunyan banyak dikunjungi wisatawan. Desa Terunyan berasal dari 2 kata, yaitu Taru & Menyan. Artinya kayu dan wangi. Nama desa ini  diambil dari nama pohon yang tumbuh di sekitar desa, tumbuhan tersebut mengeluarkan bau wangi. Hal inilah yang menyebabkan para jenazah di sana tidak mengeluarkan bau, karena diserap oleh pohon tersebut.


Desa Panglipuran
Desa ini terkenal karena memiliki arsitektur yang menarik. Semua bangunan hampir memiliki bentuk yang persis. Kata “penglipuran” diambil dari kata Pengeling Pura, yang bermakna tempat suci yang ditujukan untuk mengenang para leluhur.

Semua bangunan di desa ini memiliki kesimetrisan yang tertata rapi antara rumah lainnya. Pintu gerbang di setiap rumah saling berhadapan satu sama lain, yang hanya dibatasi jalan utama kecil di tengahnya.


Jaja Geti-Geti
Camilan khas Bangli ini banyak ditemukan di pasar. Namun tidak umum dijual oleh pedagang kue di daerah luar Bangli. Tampilan kue ini juga tidak biasa, kue dengan warna putih krem ini memiliki bercak-bercak hitam, namun rasanya manis dan seperti berserat. Jaja Geti-geti terbuat dari biji-bijian yang disebut godem. Di beberapa negara, biji-biji godem diambil minyaknya untuk keperluan memasak sehari-hari.


Review 3


Desa wisatanya bersih dan rapi, buat wisatawan betah lama lama disini

Retno Putri Widyastri


Jajanan khasnya wajib dicoba nih

Muhammad Fariz Zhafari


Yapp, desa wisata ini telah diketahui oleh berbagai kalangan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Ditambah lagi dengan berbagai penghargaan yang telah didapatkan oleh desa wisata ini. Menjadikan lokasi ini wajib kalian datangi ketika menghabiskan waktu liburan ke Bali. Mungkin tak banyak yang aku ketahui tentang desa ini, dikarenakan aku sendiri belum pernah mengunjunginya. Tetapi yang sedikit ku ketahui tenatng tata cara mereka menjaga dan mempertahankan adat istiadat mereka sehingga tetap tak tergerus oleh kemajuan zaman

Rachmatulla