Pianemo, Gugusan Cantik Miniatur Wayag

Jangan sampai kesiangan. Menikmati pulau dan bukit-bukit karst di tengah perairan biru, bermandikan cahaya matahari pagi merupakan pengalaman tak ada duanya.

Untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa memang harus berani bayar mahal. Seperti halnya jika kamu ingin menengok keindahan Pianemo di Kabupaten Raja Ampat. Sungguh hal yang adil bukan? Meskipun demikian, sesampainya di sana kamu nggak bakal menyesal seumur hidup.

Keindahan yang akan kamu temui di Pianemo rasanya setimpal dengan banyaknya materi yang kamu keluarkan. Raja Ampat tidak hanya menggodamu dengan keindahan bawah lautnya saja.Keindahan alam lainnya pun bisa kamu nikmati seperti halnya gugusan bukit kars (karang) yang elok dipandang mata.

Pagi Yang Sempurna
Pulau Pianemo berada di Distrik Waigeo Barat. Pulau ini menyimpan sejuta pesona keindahaan alam bahari yang sayang untuk dilewatkan. Gugusan bukit karst yang terhampar di kawasan ini tak kalah cantik dengan keindahan gugusan karst di Pulau Wayag yang telah menjadi ikon Raja Ampat. Bedanya, bentuk gugusan pulau karang di Pianemo lebih kecil karena itu banyak yang menyebut Pianemo sebagai Pulau Wayag mini.

Pianemo relatif lebih mudah dijangkau. Dari pelabuhan Waisai yang merupakan pusat Administrasi Kabupaten Raja Ampat, perjalanan ke Pianemo bisa ditempuh sekitar 2 samapai 3 jam. Namun itu tergantung keadaan cuaca dengan speedboat atau kapal. Kamu harus merogoh kantong hingga Rp500.000 untuk naik kapal dan Rp300.000 untuk speedboat.

Untuk mendapatkan pemandangan yang indah, sebaiknya kamu datang ke  Pianemo di pagi hari. Selain karena cuaca yang yang tidak terlalu terik, keindahan Pianemo sewaktu bermandikan cahaya mentari pagi merupakan salah satu daya tarik utamanya.

Datanglah ke pulau ini, pada jam 06.00 WIT. Setelah dua jam perjalanan, speed boat mulai memasuki perairan Pianemo. Sinar matahari pagi yang memantul di laut dan menerangi gugusan bukit karst di Pianemo sangat indah untuk dinikmati. Birunya air laut pun secara perlahan berganti hijau bening saat mendekati gugusan pulau karang dan merapat ke dermaga.

Sebelum masuk ke pulau Pianemo, para pengunjung diwajibkan untuk membayar restribusi adat di salah satu pos utama yang berada tepat di jalur masuk pulau Pianemo. Setelah ini, bersiaplah masuk ke jalur yang menantang.

Tantangan 336 Anak Tangga
Untuk menikmati keindahan pemandangan Pianemo, memang harus sedikit berjuang, mendaki hingga puncak bukit Pianemo. Tapi, jangan khawatir. Jalur yang terjal ke atas bukit itu bisa lalui dengan tangga kayu. Untuk mencapai puncak, kamu harus menaiki 336 anak tangga. Dan, bagi sebagian wisatawan, ini adalah tantangan bagi fisik mereka.

Tapi, segala macam tantangan dan beratnya naik anak tangga itu akan terbayarkan ketika kamu sampai di puncak bukit ini. Benar saja, setelah tiba di puncak bukit pianemo pemandangan indah pun terhampar di hadapan gugusan pulau karang yang melingkar seakan membentuk laguna hijau di tengah birunya samudera di kejauhan.

Ratusan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang mengunjungi itu mengunjungi pulau pianemo pun tak ketinggalan untuk mengabadikan foto bersama keluarga dari atas panggung yang dibangun tepat di puncak bukit karang pulau pianemo dengan berlatar belakang hamparan gugusan pulau karang yang cantik.


Review 15


Indahnya sunrise bersama sahabat. Next destination utkku

Nunung harini


Raja Ampat surganya traveller sejati. Tak lengkap explorasi Papua tanpa Raja Ampat

Nunung harini


Untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa memang harus berani bayar mahal. Seperti halnya jika kamu ingin menengok keindahan Pianemo di Kabupaten Raja Ampat.

Makhmudin


Untuk mendapatkan pemandangan yang indah, sebaiknya kamu datang ke Pianemo di pagi hari. Selain karena cuaca yang yang tidak terlalu terik, keindahan Pianemo sewaktu bermandikan cahaya mentari pagi merupakan salah satu daya tarik utamanya.

Makhmudin


Pianemo dikenal sebagai pulau wayag mini..untuk menikmati pemandangan indah pianemo kita harus berjuang mencapai puncak dengan menaiki 336 anak tangga..maka dari itu pastikan kondisi fisik kita benar-benar fit...rasa lelah setelah menikmati ratusan anak tangga terbayar dengan keindahan painemo

yuliana