Jambi, Gerbang Menuju Melayu yang Eksotis

Kota di pesisir timur Sumatera, kaya dengan landmark megah dan kisah sejarah dari bangsa-bangsa besar di Nusantara dan Melayu.

Jambi, provinsi di pesisir timur bagian tengah Pulau Sumatera, merupakan wilayah yang terkenal dalam literatur kuno. Nama negeri ini sering disebut dalam prasasti-prasasti dan juga berita-berita Tiongkok. Diperkirakan ada tiga kerajaan Melayu Kuno di Jambi, yaitu Koying (abad ke-3 M), Tupo (abad ke-3 M) dan Kantoli (abad ke-5). Seiring perkembangan sejarah, kerajaan-kerajan ini lenyap tanpa banyak meninggalkan jejak sejarah.

Dalam sejarah kerajaan di Nusantara kawasan ini melahirkan banyak raja-raja di Nusantara, baik sekarang yg berada di Malaysia, Brunei dan Indonesia. Jambi ini pernah dikuasai sejumlah kekuatan besar, dari Sriwijaya, Singosari, Majapahit, Malaka hingga Johor-Riau. Ini merupakan bukti bahwa Jambi memegang peran penting dalam sejarah Melayu dan Nusantara.


Jembatan Berkelok
Provinsi Jambi di sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Riau, sebelah Timur dengan Selat Berhala, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan sebelah Barat dengan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Bengkulu.

Warga Jambi merupakan masyarakat heterogen. Terdiri dari masyarakat asli Jambi, yakni Suku Melayu dan keturunan atau rumpun Minang yang menjadi mayoritas di Kerinci, Tanjung Tebo, Kuamang, Sarolangun, serta Suku Asli Anak Dalam, Suku Kerinci di daerah Kerinci dan sekitarnya yang berbahasa dan berbudaya mirip suku Minang. Juga ada suku-suku asli pedalaman seperti Suku Kubu dan Suku Anak Dalam.

Sarana dan prasarana di Jambi saat ini sudah tersedia dengan cukup baik. Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk mengakses berbagai tempat objek wisata di Kota Jambi maupun kabupaten lainnya di provnsi Jambi. Sejumlah kabupaten telah memilki bandara sendiri, seperti Kabupaten Bungo dan Kerinci. Jadi, jalan-jalan ke berbagai pelosok Jambi tidaklah sulit.

Jambi memiliki kekayaan wisata alam dan budaya yang memikat. Primadonanya berada di Kabupaten Kerinci, dengan pegunungan, danau, perkebunan teh dan masih banyak lagi di Kerinci Highland.

Kota Jambi sendiri sangat cantik. Jembatan Pedestrian dan Menara Gentala Arasy merupakan landmark utama kota Jambi. Orang banyak menyebutnya Jembatan Gentala Arasy. Jembatan ini adalah salah satu objek wisata yang wajib Sobat Pesona kunjungi saat di Jambi. Jembatan Pedestrian adalah Jembatan untuk pejalan kaki dengan bentuk berkelok-kelok dan terbentang diatas sungai Batanghari.

Di ujung jembatan terdapat Menara Gentala Arasy yang merupakan museum tentang sejarah berkembangnya Islam di Kota Jambi. Selain museum, disini juga menjadi pusat kuliner dan nongkrong pada sore dan malam hari. Disini juga banyak disediakan perahu untuk menyusuri sungai Batanghari.

Foto : Hendi Fresco
 


Review 14


pemandangan jembatan yang sangat exotis sekali

Lingling irawati


Jangan lupa berkunjung ke Menara Gentala Arasy, museum sejarah tentang perkembangan Islam di Kota Jambi. Saat ini, selain sebagai museum disini juga menjadi pusat kuliner dan tempat nongkrong pada sore dan malam hari karena menyajikan pemandangan yang menawan.

Ernayanti


Serasa di dubai

Makhmudin


Jambi menjadi kawasan ini melahirkan banyak raja-raja di Nusantara, banyak landmark yang megah khas Nusantara maupun Melayu.

Adnan Yollanda


wah keindahan kota Jambi dengan melihat foto saja membuat saya kagum apalagi Jembatan Pedestrian dan Menara Gentala Arasy menjadikan moment untuk kesana tidak dapat terlewatkan

Andriani Silitonga Netty