Menengok Pangkalpinang, Kota Terbesar di Pulau Bangka

Logam timah dan lada putih menjadi komoditas ekspor unggulan terutama dari Kota Pangkalpinang.

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkenal dengan kecantikan pantai-pantainya. Apalagi sejak ketenaran novel dan film Laskar Pelangi dengan latar belakang Belitung. Wisatawan yang datang ke provinsi ini pun semakin meningkat.

Pangkalpinang merupakan ibu kota dari Provinsi Bangka Belitung. Setelah kita mengunjungi wisata yang ada di Belitung, jangan lewatkan destinasi wisata yang ada di Pangkalpinang. Kota ini menyajikan berbagai destinasi wisata kelas dunia yang sangat disayangkan untuk dilewatkan. Kita bisa berkunjung dan menikmati pesona alam bersama sahabat, ataupun keluarga tercinta.

Kota Pangkalpinang sudah berkembang sejak tahun 1757, saat Kesultanan Palembang membangun kota ini. Tambang timah di Pangkalpinang sudah sejak masa itu. Lalu industri tambang timah ini dikembangkan Inggris hingga tahun 1914 dan akhirnya beralih ke tangan Belanda.

Usaha pertanian yang dilakukan masyarakat Kota Pangkalpinang adalah pertanian tanaman bahan makanan, peternakan, perikanan, dan sedikit usaha perkebunan rakyat seperti karet, lada, dan kelapa.

Di sektor perikanan, sebagai bagian dari daerah Pulau Bangka yang dikelilingi laut, menjadikan Pangkalpinang sebagai salah satu daerah sentra produksi ikan laut. Selain itu sebagian kecil masih ada petani nelayan yang mengusahakan penangkapan ikan di sungai.


Populasi Kota Pangkalpinang kebanyakan dibentuk oleh etnis Melayu dan Tionghoa suku Hakka yang datang dari Guangzhou. Ditambah sejumlah suku pendatang seperti Batak, Minangkabau, Palembang, Sunda, Jawa, Madura, Banjar, Bugis, Manado, Flores, dan Ambon.

Kota Pangkalpinang merupakan pusat pemerintahan provinsi. Kantor pemerintahan kota ada di Kelurahan Bukit Intan, sedangkan pusat pemerintahan provinsi dan instansi vertikal di Kelurahan Air Itam. Kantor pusat PT. Timah Tbk. juga berada di sini. Pangkalpinang juga merupakan pusat aktivitas bisnis/perdagangan dan industri di Bangka Belitung.

Secara Etimologi Pangkalpinang berasal dari dua kata yaitu Pangkal atau Pengkal dan Pinang. Pengkal atau Pangkal yang bahasa Melayu Bangka memiliki arti pusat atau awal mula. Maksudnya, kota ini merupakan tempat berlabuh kapal atau perahu dan tempat segala aktivitas dan kegiatan dimulai.

Pohon pinang  adalah sejenis palma yang tumbuh di daerah Pasifik, Asia, dan Afrika bagian timur. Pinang juga merupakan nama buahnya yang diperdagangkan banyak orang.


Foto: Rigustin Leohaldy
 


Review 0