Sipirok yang Alami, Dingin dan Sunyi

Satu wilayah Tapanuli Selatan yang dijamin tidak akan mengecewakan dan mampu membuat ingin datang lagi.

Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, provinsi Sumatera Utara berjarak 356 Km dari kota Medan. Bila menggunakan transportasi darat, bisa ditempuh kira-kira 8-9 jam. Ciri khas tempat ini adalah hawanya yang sejuk karena berada di lembah gunung Sibual-buali, pegunungan Bukit Barisan. Juga banyak sumber air panas mengandung belerang di sana seperti Aek Milas Parandolok, Sosopan, dan Parau Sorat.

Dengan wilayah seluas 461,75 km persegi, Sipirok menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sumatera Utara. Ada wisata sejarah, wisata alam, hingga wisata kuliner.

Danau Marsabut adalah tempat yang wajib Sobat Pesona kunjungi. Danau dengan pemandangan alami seluas tiga hektar yang terletak di Desa Bunga Bondar, Kecamatan Sipirok. Dikelilingi hutan yang lebat sehingga suasana asri yang alami masih terasa. Keunikan danau ini terletak pada keaslian dan keutuhan danau yang belum terjamah pembangunan.

Danau ini cenderung sepi sehingga Sobat Pesona dapat melepas penat setelah lelah beraktivitas dengan memancing ikan lele, membaca buku, atau sekadar menikmati keindahan alam bersama sahabat atau orang tersayang. Konon, saking sepinya, bila ada yang berteriak, akan menghasilkan gema yang begitu besar.

Destinasi Sipirok lainnya adalah cagar alam Dolok Sipirok. Dalam cagar alam ini terdapat panorama alam yang topografinya menyerupai dinding raksasa yang puncaknya terdiri dari serasah dan akar kayu. Bila Sobat Pesona melihat ke bawah, akan terlihat indahnya hamparan hutan. Ada juga air terjun tujuh tingkat di aliran Sungai Sipahabang yang keadaan hutannya masih benar-benar asli. Hal ini karena belum ada jalan setapak menuju ke sana sehingga sulit dijangkau.

Hutan di cagar alam ini memiliki tipe hutan hujan tropis yang ditumbuhi pohon jenis pinus khas Tapanuli. Juga terdapat satwa liar, baik yang dilindungi maupun belum dilindungi Undang-undang, seperti harimau loreng, kijang, siamang, burung elang, dan burung punai.

Destinasi berikutnya yang sayang bila dilewatkan adalah pemandangan indah Tor Simago-mago. Perbukitan yang mengelilingi tempat ini begitu menakjubkan. Sobat Pesona dapat memandangi Sipirok dari tempat ini. Tor atau Bukit Simago-mago berhadapan dengan Bukit Sibual-buali dan tidak jauh dari Bukit Sibohi Hotel.

Kata Simago-mago, dalam Bahasa Batak artinya si hilang-hilang. Konon, jika ada muda-mudi berpacaran di bukit inj akan hilang begitu saja. Bila sudah sampai di puncak bukit ini, akan terlihat ada beberapa meja dan kursi untuk para pengunjung di sekitar tower TV. Sobat Pesona tidak akan kecewa menikmati panorama alami di sana. Keunikan destinasi Sipirok memang layak dikunjungi.


Foto: Jaka Thariq


Review 0