Sawah Lunto, Eksotisme Eropa di Indonesia

Banyak tempat menginap yang masih berarsitektur Belanda yang akan memberikan nuansa khas dan seru.

Sawah Lunto, kota di Sumatera Barat ini populer sebagai kota tambang. Tak hanya keelokan alamnya yang jadi favorit, namun juga suasana bak kota Eropa ada di sini. Sejarah kota ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata. Mengingat banyaknya situs peninggalan Belanda yang begitu kental dan menghipnotis, kesan otentik kolonial Belanda akan terasa kuat.

Galeri Tambang Batu bara dan Lubang Tambang Mbah Soero bisa menjadi tujuan pertama jika ke Sawah Lunto. Di sini Sobat Pesona bisa melihat dan mengenal suasana di dalam gua tambang masa lalu.

Tepat berada di seberang Lubang Tambang Mbah Soero, ada Goedang Ransoem. Tempat ini konon merupakan salah satu dapur paling canggih abad ke-20. Sebutan ini berdasar atas jumlah pasokan makanan kepada para budak tambang. Dulunya budak tambang ini kerap disebut dengan orang rantai.

Ada satu tempat lagi yang menarik untuk dikunjungi, museum Kereta Api Kota Sawah Lunto. Museum ini kaya akan cerita historis karena Sobat Pesona bisa menikmati aneka perlatan teknis perkereta-apian di masa lalu. Bagian kota yang bersejrah lain ada gedung pusat kebudayaan, Rumah Pek Sin Kek, Gedung koperasi UPO, Gereja Katolik Santa Barbara serta Gedung Kantor Pusat UPO.

Sawah Lunto pernah menjadi penghasil batubara terbaik sejak jaman penjajahan Belanda. Potensi kota Batubara ini dulunya terangkat oleh seorang Belanda bernama W.H de Greve. Semenjak itu Belanda getol memusatkan perhatian guna melakukan invasi. Belanda gencar melakukan pengerukkan perut bumi untuk mencari material hitam berharga ini. Hanya saja pekerjanya adalah pekerja paksa yang yang kondisinya sangat memprihatinkan, dan itu menjadi bagian dari sejarah kelam Sawah Lunto.

Sawah Lunto bisa ditempuh dalam tiga jalam perjalanan darat dari kota Padang. Dengan perjalanan mennyenangkan karena pemandangan di sepanang jalan yang sangat elok dan mempersona. Jalananya juga mulus, dan jika ingin menginap di sana banyak hotel ataupun home stay yang siap menampung Sobat Pesona. Aneka bangunan itu juga masih mengemas arsitektur Belanda sehingga nuansanya akan berbeda dan seru.


Foto: Jaka Thariq


Review 0