Bulukumba dan Ragam Kunjungan Wisatanya

Memiliki topografi dataran tinggi dan dataran rendah yang seimbang membuat Bulukumba memiliki pilihan wisata yang beragam.

Daerah yang merupakan dataran tinggi di Bulukumba berada di kaki Gunung Bawakaraeng, Lompobattang. Nama Bulukumba konon berasal dari bahasa Bugis, yaitu “Bulu Kumupa” yang berarti “Tetap gunung milik saya” Nama itu lama-kelamaan disebut dengan Bulukumba.

Bulukumba berada di ujung selatan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas wilayah 1.154,67 kilometer persegi. Kabupaten Sinjai berada di sebelah utaranya, Kepulauan Selayar di selatan, Teluk Bone di timur dan Bantaeng di sebelah barat.

Daerah ini juga terkenal dengan industri perahu phinisi. Hal ini menjadi daya tarik budaya Bulukumba dan menjadikannya sebagai legenda modern dalam bentuk perahu. Tidak hanya perahu jenis phinisi, tetapi ada juga kapal padewakkang, lambo, pajala, dan jenis lepa–lepa yang mencuatkan nama Bulukumba di dunia internasional.

Masyarakat Bulukumba telah menganut ajaran Islam sejak awal abad ke–17 Masehi atau sekitar tahun 1605. Islam dibawa oleh tiga ulama besar dari Pulau Sumatra, yaitu Dato Tiro, Dato Ribandang dan Dato Pattimang. Sebagai bukti peninggalannya, di wilayah ini terdapat masjid tertua ketiga di Sulawesi Selatan yaitu Masjid Nurul Hilal Dato Tiro di Kecamatan Bontotiro, yang hingga sekarang masih berdiri dan menjadi salah satu peninggalan sejarah dan tujuan wisata religi.

Bulukumba banyak menawarkan aneka wisata yang sangat khas, baik wisata alam, sejarah, budaya, religi, serta ekowisata.  Wisata alam menyajikan kekayaan alam Bulukumba, baik di wilayah dataran, pantai dan pegunungan. Wisata pegunungan di antaranya adalah air terjun Bravo, Bukit Kahayya, Goa Passohara, pemandian alam Hila-Hila, Puncak Pua Janggo, dan masih banyak lagi. 

Untuk wisata sejarah, budaya dan religi, beberapa peninggalan ulama dari Sumatra, seperti makam Dato Tiro dan masjid peninggalannya, Masjid Nurul Hilal Dato Tiro masih ramai dikunjungi wisatawan hingga sekarang. Di bidang wisata budaya, Bulukumba yang paling unik dan tidak ada di wilayah lain adalah kampung pembuatan kapal tradisional phinisi.


Review 0