Intip Indahnya Pulau Morotai, Surganya Timur Indonesia!

Julukan Pulau Morotai berasal dari kata ‘Morotia’ yang berarti tempat tinggal orang Moro, manusia misterius atau orang hilang yang sulit dilihat oleh mata biasa. Pulau Morotai memiliki 25 titik penyelaman dengan panorama bawah laut yang indah dan berbagai situs sejarah dari Perang Dunia II.

Terletak di Kepulauan Halmahera, Provinsi Maluku Utara, Pulau Morotai merupakan pulau terluar wilayah Indonesia dengan total luas wilayah 4.301,53 km2. Lokasi Pulau Morotai juga cukup strategis, yakni berada di jalur perdagangan Asia Pasifik. Pulau Morotai terletak pada koordinat 20°00’ sampai 20°40’LU serta 1280°15’ hingga 1280°40’BT.

Pulau Morotai memiliki 25 titik penyelaman dengan panorama bawah laut yang indah, seperti Tanjung Wayabula, Dodola Point, Batu Layar Point, Tanjung Sabati Point, hingga Saminyamau. Hal ini membuat Pulau Morotai mendapatkan julukan ‘Surga dari Timur’ karena keindahan alamnya. Julukan Pulau Morotai sendiri berasal dari kata ‘Morotia’ yang berarti tempat tinggal orang Moro. Moro sendiri merupakan manusia misterius atau orang hilang yang sulit dilihat oleh mata biasa.


Kaya Wisata Sejarah Peninggalan Perang Dunia II
Tercatat terdapat 33 pulau di kabupaten ini yang dihuni sekitar 53.000 jiwa, 26 pulau di antaranya tidak berpenghuni.  Masyarakat Pulau Morotai cenderung hidup berkelompok dengan semangat gotong royongnya yang khas.

Mayoritas penduduk yang tinggal berasal dari Suku Galela dan Suku Tobelo di Pulau Halmahera Utara yang pindah karena adanya bencana alam. Selain kedua suku ini, terdapat juga penduduk lain yang berasal dari Sulawesi Selatan, Jawa, Sumatera, Ambon, hingga Cina.

Mayoritas penduduk Pulau Morotai beragama Islam dan Kristen. Namun, ada juga penduduknya yang menganut ajaran Konghucu, Hindu, dan Buddha. Umumnya, masyarakat Pulau Morotai bekerja sebagai nelayan. Selain itu, ada juga penduduk Pulau Morotai yang bekerja menjadi petani.

Selain keindahan alam dan karakterisitik penduduknya yang khas, Pulau Morotai juga menyimpan kisah sejarah, lo! Saat Perang Dunia II, pulau ini dijadikan basis pertahanan Jepang sebelum diambil alih oleh sekutu. Sobat Pesona bisa menemukan Gua Nakamura yang dulunya digunakan sebagai tempat persembunyian tentara Jepang.

Pulau Morotai juga pernah dijadikan sebagai landasan pesawat saat serangan ke wilayah Filipina dan Borneo Timur. Apablia datang ke sini, Sobat Pesona akan menemukan pesawat Bristol Beuford yang tenggalam di laut sebelah selatan Morotai.

Tidak hanya keindahan panorama alamnya saja yang menjadikan pulau ini layak untuk dikunjungi. Namun, kekayaan budaya dan adat istiadat setempat pun sayang untuk dilewatkan.


Foto : Eva Jessica


Review 0