Belum Jadi Destinasi Wisata Utama, Buton Tetap Memesona

Lebih dikenal sebagai penghasil aspal sejak hampir 100 tahun lalu tidak otomatis menjadikan pulau ini sebagai tempat favorit untuk berwisata. Walau begitu, Pulau Buton tetap menyimpan keindahannya.

Pulau ini berada di sebelah Tenggara Sulawesi. Secara administratif juga menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Luas pulau sebenarnya cukup besar, bahkan lebih besar dari pulau-pulau di Wakatobi.

Mendengar kata Buton, yang pertama terlintas pasti aspal. Tidak salah memang. Sebab, sejak tahun 1920, hampir seabad yang lalu, aspal sudah mulai menjadi komoditas utama di pulau ini.

Bukan sembarang aspal. Buton dikenal sebagai penghasil aspal alam, bahan alternatif untuk menggantikan aspal yang berasal dari pengolahan minyak bumi. Pakar infrastruktur percaya bahwa aspal alam ini jika diolah dengan benar memiliki kualitas yang lebih baik dan harga yang lebih murah ketimbang aspal minyak.

Hebatnya lagi, penghasil aspal alam di dunia ini hanya ada dua, di Trinidad Lake dan Buton. Aspal Buton diakui memiliki kualitas yang jauh lebih baik ketimbang Aspal Trinidad Lake.

Selain soal komoditas alamnya yang unggul di dunia, Pulau Buton dahulu terkenal akan eksistensi dari Kesultanan Buton. Kesultanan ini dianggap sebagai salah satu imperium yang kuat di Nusantara.

Konon, Kesultanan Buton sudah berdiri tahun 1332 dan bertahan lebih dari 600 tahun. Catatan sejarah menyebut, kesultanan ini baru dibubarkan tahun 1960. Walau sudah tidak berkuasa, namun keturunannya masih ada hingga kini.

Kita masih bisa menemukan peninggalan Kesultanan Buton di pulau ini. Kemegahannya bisa kita lihat di Benteng Keraton Buton. Tempat ini pula yang menjadi destinasi wajib saat kita berkunjung ke Buton.

Saat ini Buton masih sebatas menjadi tempat singgah bagi para wisatawan yang ingin menuju ke Taman Nasional Wakatobi. Namun walau hanya sebatas singgah, berwisata di sekitar Pulau Buton tetap menjadi pengalaman tak terlupakan.

Sama dengan pulau-pulau cantik lainnya, Pulau Buton juga menghadirkan pesona pantai yang eksotis. Sebut saja Pantai Koguna, One Mopute, Lakadau, dan Pantai Nirwana yang sudah mulai dikenal oleh para pelancong.

Satu hal yang unik di pantai-pantai yang ada di Buton adalah kehadiran pasir putihnya yang sangat bersih dan halus. Air lautnya pun cenderung bening, sehingga kita bisa dengan mudah menerawang dasarnya.

Untuk menikmati keindahan pantai-pantai di Buton, syarat utamanya adalah kita harus sabar. Sebab, rata-rata lokasi pantai jauh dari kota besar, letaknya bisa lebih dari 50 km. Selain itu, kita juga harus menyiapkan makanan dan minuman yang cukup karena fasilitas akomodasi masih terbatas.


Review 0