Kota Malang, Kota Bunga Bersejarah

Kota Apel dengan alam perbukitan yang cantik, udara sejuk dan bersejarah. Rutin menggelar festival budaya, dari Festival Tempo Doeloe hingga Malang Flower Carnival, karnaval di tengah cagar wisata budaya, Idjen Boulevard.

Kota Malang, seperti kota-kota lain di Indonesia, terus tumbuh dan berkembang. Beragam nama dicap kota ini. Kota Pendidikan, Kota Wisata, Kota Apel, Kota Bunga dan bertambah menjadi kota seni. Tentu dengan berbagai gaya Malangannya.

Kota Malang dikenal juga menyimpan berbagai peninggalan sejarah bangunan-bangunan kuno. Letak bangunan bersejarah ini, lebih banyak berada di Jalan Ijen. Nuansa peninggalan Belanda terlihat jelas di kawasan ini. Seperti Gereja Katedral, rumah-rumah kuno peninggalan Belanda ataupun Museum Brawijaya.

Karena itu, Jalan Ijen, sekarang lebih dikenal sebagai Idjen Boulevard, masuk dalam kawasan cagar wisata budaya. Pemerintah Kota Malang, tidak mengizinkan pemilik rumah, utamanya penghuni rumah-rumah arsitektur Belanda, merubah tampilannya. Masih diperbolehkan kalau merenovasinya.


Malang Flower Carnival
Upaya melestarikan kawasan cagar budaya ini, berbagai acara diadakan di sepanjang Idjen Boulevard, yang jaman dulu, hanya dinikmati oleh keluarga- keluarga Belanda dan bangsa Eropa lainnya. Salah satunya, Festival Malang Tempo Doeloe, dimana pengunjung disarankan mengenakan baju tempo dulu.

Di Idjen Boulevard ini juga, Malang akan membuktikan reputasinya sebagai Kota Bunga. Sejak sembilan tahun lalu, jalan kembar yang dipisah dengan taman penuh bunga itu, menjadi panggung digelarnya Malang Flower Carnival. Eksotika Bunga Nusantara, dipilih dalam tema Malang Flower Carnival tahun ini yang akan diselenggarakan pada 9 September.

Peserta event ini dibagi dua, anak dan dewasa. Peserta karnaval mengenakan busana berukuran besar, berlenggang di sepanjang Idjen Boulevard. Busana yang dikenakan, berornamen bunga dan terbuat dari bahan daur ulang. Peserta berjalan kaki di ‘catwalk’ sepanjang 800 meter, dengan kondisi jalan lurus namun tetap rindang.


Review 14


Pernah lewat dikota malang, kotanya rapi

Makhmudin


Jika Jogja terkenal dengan sebutan kota pelajar, maka Malang terkenal dengan julukan kota pendidikan. Hal ini karena di kota Malang terdapat banyak kampus baik negeri maupun swasta yang merupakan tujuan belajar para mahasiswa. Banyak sekali event tahunan di kota Malang yang dapat menarik minat wisatawan untuk mengunjungi kota yang dijuluki 'kota bunga' ini, misalnya saja Malang tempoe doeloe yang diadakan selama beberapa hari di sepanjang jalan Ijen

Warih suci


Kota Malang dikenal juga menyimpan berbagai peninggalan sejarah bangunan-bangunan kuno dan terdapat festival Malang Flower Carnival yang menjadi daya tarik tersendiri

Adnan Yollanda


Kota Malang terkenal dengan keindahan setiap sudut kotanya, dan ternyata Kota Malang menyimpan berbagai peninggalan sejarah bangunan-bangunan kuno, yang letak bangunan bersejarah ini, lebih banyak berada di Jalan Ijen. Nuansa peninggalan Belanda terlihat jelas di kawasan ini. Seperti Gereja Katedral, rumah-rumah kuno peninggalan Belanda ataupun Museum Brawijaya. Wah seumur-umur saya hanya mendengar dan melihat foto-foto kota Malang saja, belum pernah sekalipun kesana dan itu wajib sekalin dikunjungi

Andriani Silitonga Netty


..Kerennya Malang, kini Malang semakin cantik dan juga semakin memikat minat wisatawan untuk berkunjung ke Malang. Selain disuguhkan dengan udara sejuk dan banyaknya budaya baik modern mauapun kuno. Malang kini juga mempunyai Festival Bunga yang sangat cantik. Festival ini semakin membuat Citra Kota Malang semakin cantik dimata wisatawan.

Adiyanti prima westri