Eksotisme Jayapura Dengan Pemandangan Laut Memikat

Sebagi ibukota dari Provinsi Papua, Jayapura terletak di daerah teluk yang memiliki pemandangan lautan yang sangat indah dan mempesona.

Sebelum Belanda masuk ke kota ini pada tahun 1910, sudah ada penduduk asli Jayapura yang mendiami kota ini. Para penduduk terdiri dari suku Tobati, Kayubatu, dan Kayupulo. Saat itu masyarakat asli memberikan nama kota Jayapura dengan sebutan Bau O Bwai yang berasal dari bahasa asli Kayupulo dan secara populer dibaca Numbay. Setelah Belanda masuk, kota ini pun berganti nama menjadi Hollandia yang dalam bahasa Belanda berarti tanah yang berlengkung.

Usai Papua (Irian Jaya) secara definitif kembali ke pangkuan Indonesia pada 1 Mei 1963, nama Hollandia diganti menjadi Kota Baru (tahun 1963-1969), kemudian berganti nama menjadi Soekarnopura (tahun 1969-1975), dan Jayapura (tahun 1975-sekarang). Dengan demikian sebelum menjadi Jayapura, tersebut sudah empat kali mengalami perubahan nama.

Erat dengan Kesultanan Tidore
Dahulu sebelum Belanda masuk, penduduk Jayapura sudah berhubungan dengan daerah lainnya di Indonesia, terutama Kesultanan Tidore. Secara khusus kesultanan Tidore mengutus Habib Muhammad Asghar untuk menyebarkan agama Islam di Jayapura.

Habib Muhammad Asghar sebenarnya adalah ulama berasal dari Bagdad yang di utus oleh kesultanan Turki yang di minta kesediaaannya untuk menyiarkan ajaran Islam di Jayapura oleh kesultanan Tidore. Sehingga tak heran jika berkunjung ke kota ini kita dapat menemukan situs-situs bersejarah Islam, mulai dari masjid hingga museum sejarah.

Tak cukup sampai disitu, keindahan kota Jayapura pun semakin nyata jika dilihat dari atas bukit Jayapura City. Dari atas bukit inilah, kita dapat melihat pemandangan indah Teluk Yos Sudarso dan Kota Jayapura yang tak kalah elegan dari kota-kota di Jawa.

Di sini kita bisa mengambil gambar utuh Teluk Yos Sudarso, pulau-pulau kecil di hadapan pantai, serta gedung-gedung perkantoran dan mall. Pemandangan kota ini seolah sangat sempurna terlebih jika dilihat pada malam hari.

Lampu-lampu perkotaan mulai menyala dan dari pancaran lampu tersebut terlihat cerminan lautan luas yang menghiasi pesisir perkotaan yang membuatnya nampak sangat indah. Sebagai salah satu kota besar di Papua, Jayapura bisa dikatakan merupakan sebuah kota yang berkembang pesat. Terbukti dengan pesatnya kegiatan pembangunan, juga warga dari berbagai wilayah Indonesia lainnya yang menjadikan kota ini sebagai tempat tinggal dan berkegiatan.

Kota Jayapura tampak sebagai sebuah kota metropolitan baru di wilayah timur Indonesia. Sehingga rasanya sangat tepat jika pemerintah menunjuk kota tersebut sebagai Ibukota Provinsi Papua, sebab disinilah pintu gerbang lalu lintas orang dan barang masuk ke pulau Papua.

Foto : Kristianto Galuwo


Review 0