Batusangkar, Kota Budaya di Sumatera Barat

Batusangkar merupakan sebuah kota yang terletak di Kabupaten Tanah Datar. Dikenal sebagai ikon wisata budaya di Sumatera Barat. Batusangkar menyimpan destinasi budaya yang beragam dan unik. Sampai balapan sapi pun ada di sini, loh!

Kalau bahas Sumatera Barat, pasti akan langsung tertuju pada Kota Padang. Wajar, soalnya Padang memang kaya aka potensi wisata dan sebagai pusat pemerintahan pula. Tapi cobalah tengok sejenak ke Kota Batusangkar di Kabupaten Tanah Datar. Kota ini juga tak kalah menariknya dengan Padang, loh! Bahkan, Batusangkar jadi ikon wisata budaya dari Porvinsi Sumatera Barat.

Lantas, apa saja wisata budaya yang bisa kita pelajari di Batusangkar ini? Berikut listnya:

Istana Pagaruyung

Terletak di Kenagarian Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Istana Pagaruyung atau Istano Baso adalah salah satu destinasi wisata budaya paling terkenal di Sumatera Barat. Istana ini merupakan tempat tinggal keluarga Kerajaan Pagaruyung hingga tahun 1833. Bentuknya hampir sama dengan bangunan khas suku Minangkabau.

Sekarang, Istano Basa Pagaruyung menjadi museum dan pusat atraksi wisata di Batusangkar.  Hal ini dikarenakan Istana Pagaruyung beberapa kali mengalami kebakaran, yakni pada tahun 1804, 1966 dan 2007. Sejak kebakaran terjadi, istana ini mulai mengalami perbaikan, sehingga khas Istananya semakin hilang. Meskipun begitu, istana ini semakin diminati para wisatawan yang ingin melihat langsung istana atau sekedar berswafoto.

Balairung Sari

Masuk dalam daftar cagar budaya di Sumatera Barat, Balairung Sari merupakan balai adat yang terbuat dari kayu dengan atap dari ijuk dengan 6 gonjong dan lantai panggung. Bangunan ini ditopang kayu berjumlah 18 pasang dengan tinggi 3 meter. Sedangkan tinggi panggung sekitar satu meter.

Bangunan ini memanjang dan tanpa dinding, dengan ukuran panjang 18 meter dan lebar 4.40 meter. Keunikan bangunan ini terletak pada lantainya. Jadi ruang bagian antara tiang pertama ke tiang sembilan dari Utara, lantainya terputus dan tidak menyambung dengan lantai ruang berikutnya. Seolah-olah bangunan ini terbagi dalam dua sisi, yakni sisi Utara dan sisi Selatan.

Pacu Jawi

Belakangan tradisi Pacu Jawi menjadi agenda budaya incaran para pelancong, baik dalam dan luar negeri, khususnya para fotografer. Pacu Jawi dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih atas hasil bumi yang melimpah. Oleh karena itu, Pacu Jawi pun menjadi acara wajib dilakukan ketika masa panen telah usai. Pacu Jawi sendiri dilakukan di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum, dan Sungai Tarab. Filosopi dari Pacu Jawi adalah pemimpin dan rakyat bisa berjalan bersama.


Review 11


Batusangkar di Kabupaten Tanah Datar tak kalah menarik karena Batusangkar jadi ikon wisata budaya dari Porvinsi Sumatera Barat.

Upik Hidayah


keren nih jika bisa melihat pacu jawi nya langsung...pasti seru bangettt

Lingling irawati


Kalau ke sumbar wajib ke batusangkar, semua lengkap disana

Retno Putri Widyastri


Event pacu Jawi ini mampu menjadi daya tarik baru bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara terutama bagi mereka yang hobi dengan fotografi...

Putri Mutiarasani


Bagi pecinta wisata sejarah dan budaya, maka Batusangkar adalah tempat yang tepat. Disini masih banyak ditemukan peninggalan - peninggalan Kerajaan Pagaruyung, Atraksi budaya seperti Pacu Jawi sangat menarik untuk disaksikan terutama bagi mereka yang menyukai fotografi.

Muhammad Catur Nugraha